Sudah semakin mendekati hari mudik. Beberapa hal memang tidak berjalan sesuai rencana. Rencana mengirimkan oleh-oleh lewat paket pos tidak bisa terlaksana gara-garanya baru sempat beli oleh-olehnya 2 hari yang lalu. Semuanya dikarenakan 1-2 minggu kemarin ada odalan besar dirumah uwak Wirna. Jadinya pulang kerja waktunya buat kesana untuk menghadiri rangkaian upacara, hari minggunya ada upacara juga. kalau pas lagi gak ada upacara lebih dimanfaatkan buat nyuci atau setrika atau beres-beres rumah. Belum lagi persiapan dan pelaksanaan acara penerimaaan mahasiswa baru yang memadati jadwal akhir pekan kemarin. Pulang malam terus dan tidak sempat belanja. Tapi akhirnya semua udah diberesin 2 hari yang lalu, udah sempat packing kemarin sore, dan tinggal nunggu jadwal berangkat ke Nganjuk aja.
Selama sebulan ini aku juga merasakan tidak menjalani hidup dengan sehat. Makan tidak teratur, asupan gizi tidak seimbang, membiarkankan diriku asyik dengan segala makanan instant, minuman kaleng dan snack tidak sehat, dsb. Belum lagi pola makan yang tidak terjadwal. Jangankan bikin jus sayuran atau buah seperti sebelumnya, bahkan untuk makan 4 sehat 5 sempurna saja belum tentu. Sebenarnya semuanya itutidak masalah, toh sampai sekarang masih tetap fine-fine aja. Tapi yang jadi pertanyaan, sehat gak ya untuk kesuksesan program hamil?
Gara-gara hal tersebut pula sempat hampir drop. Bangun pagi dengan badan pegal semua, tenggorokan sakit, dan kepala pening. Pasti gejala flu berat ni. Mengingat banyak teman kantor yang juga sakit dan kemungkinan aku tertular. Beberapa waktu lalu Bli juga sempat sakit bahkan sampai gak masuk kerja. Gak mau sakit beneran akhirnya nekat minum obat bebas untuk demam dan flu yang biasanya selalu aku hindari. Mungkin juga karena selama ini aku menghindari obat bebas itu makanya hanya dengan 4 kali minum obat aja sudah bisa mengenyahkan flu yang hampir melumpuhkan aku. Mungkin juga karena bantuan suplemen vitamin C dosis tinggi yang dari dalu jadi andalanku saat flu agar tidak perlu makan obat bebas. Flu datang mungkin juga karena aku lengah dengan pola makanan sehatku, huuuhhh..
Totally sebenarnya tidak keluar uang banyak untuk oleh-oleh. Kacang manis dan kacang koro dibeli dengan voucher belanja yang merupakan potongan gaji suami tercinta. Kacang asin dibelikan oleh ibu mertua sebagai oleh-oleh untuk besannya. Kue Pie susu (meski belum ditangan) tapi itu hadiah dari Mek Ngah untuk keluargaku di Nganjuk, ada salak bali juga dari Dong-Ayang (nenek) yang ingin membawakan sesuatu untuk kami mudik hehehe.. Alhamdulillah..
Sempat chatting dengan mantan teman sekantor di Jogja dulu, ngabarin bakal ada reunian di Jogja. Berhubung kami tidak mudik ke Jogja, melainkan di Nganjuk ya sepertinya harus melewatkan moment ketemuan itu. Tapi dalam pikiran sih tetap merencanakan buat melancong ke Jogja untuk sekedar melepas kerinduan dengan teman-teman lama, sekaligus nostalgia dengan kota beribu kenangan tersebut. Ahhh..Jogja.. Semalem sempat juga telpon-telponan sama adikku yang baru pulang dari Jogja, cerita-cerita tentang perkembangan Jogja 2 tahun terakhir. Mostly tentang UGM yang udah berubah total semanjak aku meninggalkan kampus itu lebih dari 5 tahun lalu. Meskipun selama kerja di Jogja masih juga berseliweran diseputar kampus. Yang jelas UGM bukan lagi kampus kerakyatan tapi kampusnya Civitas Akademika Gadjah Mada. Harus seneng apa sedih ya???