23 Jul 2008

Cerita Maruko

Aku tergila-gila lagi sama Maruko-chan hoho..gak tahu kenapa aku menyukai komik ini. Masih ingat sama Maruko-chan, dulu serial TVnya ditayangin sama RCTI. Cerita sehari-hari anak kelas 3 SD yang konyol, sering ketimpa sial, dan selalu mau tahu urusan orang lain. Komik ini unik, karena merupakan gambaran pengalaman dari penulisnya sendiri yaitu Momoko Sakura. Jadi dia menulis kisahnya sendiri yang lucu dan seringkali membuat gemas. Cara berfikir dan tingkahnya yang bodoh, diwarnai keluguan tokoh kakek, membuat aku gak bisa mengalihkan mata dari komik ini sejak 7 tahun yang lalu. Momoko Sakura adalah nama asli Maruko-chan. Dia mendapatkan nama maruko karena bentuk tubuhnya yang gemuk (maru = bulat) dan tambahan ko karena dia anak perempuan. Jadilah dia lebih sering dipanggil dengan nama maruko. Gara-garanya aku bongkar kardus buku yang belum sempat tersentuh sejak dikirim dari Jogja. Menemukannya diantara tumpukan buku lainnya membuat duniaku kembali tertawa hahaha.. meski udah bolak-balik baca dan hapal jalan ceritanya tapi tidak membuat aku bosan.

Namun apa sih yang membuat aku suka cerita ini ? yang jelas karena pengkarekterannya yang begitu real, namun unik. Dari komik2 macam ini juga kita jadi bisa mengenal kebiasaan-kebiasaan orang jepang, budaya, cara berfikir, bahkan kehidupan sehari-hari orang jepang. Kalau dibandingkan komik (kalau jepang biasanya disebut manga) yang genrenya cerita super hero ataupun adventure, tentu aku lebih suka Maruko-chan. Banyak hal yang bisa dipelajari. Komik sejenis maruko yang aku suka Kariage-Kun dan Kobo-Chan. Semuanya komik produk lama ya, dan kalau diamati semua sama, mengekspose kekonyolan dan kesialan tokoh-tokohnya. Ngomong2 ada yang pernah baca Kariage-Kun gak sih? Hehehe…

Pernah juga kepikiran kenapa aku suka sama jenis komik seperti ini? Apa itu refleksi dari diriku yang terkadang melakukan atau mengalami hal-hal yang dialami tokohnya. Misalnya si Maruko ini. Dia itu anak perempuan yang slebor, teledor, pelupa, dan cuek.. aku juga merasa kalau diriku ini termasuk orang yang ceroboh dan teledor meski tidak slebor seperti si Maruko itu. Kalau Kariage-Kun, hmm..aku gak seperah dia deh tapi kenapa aku suka ya aku gak tahu. Kalau Kobo-Chan agak mirip juga dengan Maruko-chan, tentu aku menyukai keluguan anak-anak kecil. Apalagi kita jadi bisa tahu kebiasaan orang jepang dalam mengasuh dan mendidik anaknya sehari-hari. Meski yang digambarkan adalah keluarga-keluarga aneh hehehe…

Dari dari kesemuanya itu aku paling kagum sama penulisnya. Gak tahu kenapa ya aku menganggap mereka itu sebagai orang-orang yang cerdas dalam menghadapi hidup, cerdas dalam memandang hidup, dan kecerdasan itulah yang membuat mereka mampu menghadirkan kelucuan dari hal-hal yang sangat sederhana. Coba baca deh komik Maruko-Chan. Mana ada sih dari setiap serinya yang menghadirkan ide cerita spektakuler. Sebaliknya, hanya cerita sederhana namun disampaikan dengan detail kepolosan cara berpikir anak-anak. Pokoknya lucu..lucu… kekonyolan Kariage tuh gak akan bisa didefinisikan sebagai kelakuan orang bodoh atau orang genius. Karena kejeniusannya kariage malah melakukan hal-hal yang orang lain anggap bodoh. Padahal itu gaya bercandanya orang jenius. Atau sebaliknya, siapa tahu malah kariage orang yang bodoh, makanya dia melakukan hal-hal yang bodoh dan gak penting. Tapi kalau tanya pendapatku, Kariage adalah orang jenius..sejenius pengarangnya dalam menghadirkan kelucuan melalui Kariage-Kun. Aku begitu mengagumi orang-orang cerdas..

Ngomong soal kecerdasan aku jadi inget kejadian beberapa malam lalu waktu beli sate ayam madura di penjual yang mangkal di dekat perempatan puri Pemecutan. Sebelah selatan puri, dekat apotik..(lupa namanya). Sambil bapaknya bakar sate, iseng aku nanya.

“Bapak dari madura ya..?”

“iya mbak..”

“Semua yang jual sate orang madura ya pak”

“nggak juga, yang di sana itu pak Dewa namanya, orang Bali asli”

“jual sate madura juga?”

“ya enggak, nanti diprotes dong sama orang2”

“hmmmm...”

Dalam perjalan pulang aku masih kepikiran. Bapak tadi yang cerdas ataukah aku yang tolol ya.. menurut kalian???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar