15 Jul 2008

Kejora

Waktu kecil sering tahu kan ada lagu anak-anak yang judulnya Bintang Kejora. Dulu waktu kecil sih gak hapal lagu itu. Baru ketika Tasya menyanyikan lagu itu di albumnya, aku jadi menyukai lagu itu. Ngomong-ngomong soal kejora, aku jadi ingat, dulu waktu kecil aku suka sekali memandangi kejora. Awalnya dikasih tahu ibuku bahwa setiap pagi sebelum matahari terbit di langit timur akan selalu muncul bintang yang sangat indah cemerlang. Orang jawa biasa menyebutnya Lintang Panjerino. Jadi dulu sering banget aku bangun sebelum waktu subuh hanya untuk melihat apakah ada bintang cemerlang itu di langit. Bentuknya yang jauh lebih besar dari bintang lain sangat mudah dikenali. Warnanya pun sangat putih cemerlang. Indah sekali.. sejak saat setiap memandang langit aku pasti mencari Lintang Panjerino yang baru kemudian aku tahu bintang itu pula yang disebut dengan kejora.

Waktu kelas 6 SD pada pelajaran IPA ada bahasan tentang tata surya. Dan aku baru tahu kalau planet seperti bintang, dia akan nampak juga di langit. Namun planet punya perbedaan. Kalau planet tidak berkedip. Salah satu planet yang paling mudah dilihat dari bumi adalah venus yang berwarna putih cemerlang. Hm..aku jadi ngerti mulai saat itu. Ternyata Lintang panjerino yang sering aku amati itu bukan bintang, tapi dia venus. Planet yang sering menjadi simbul dewi kecantikan. Aku jadi makin cinta sama lintang panjerinoku atau kejora itu. Tidak hanya saat pagi saja aku mencarinya, namun setiap malam cerah aku selalu mencarinya diantara bintang-bintang yang bersinar di langit.

Setelah dewasa bintang kejora ini pula yang mepertemukan hatiku dengan seorang terpilih hehehe.. dulu melalui sms kami sering menjadikan bintang itu sebagai pemersatu kami, meski secara fisik terpisah. apakah kita sedang memandang bintang yang sama?... dan karena aku sama bli adalah orang-orang yang aneh maka lagu bintang kejoranya Tasya menjadi salah satu soundtract pacaran kami hehehe.. sejak saat itu setiap kami berduaan dan memandang lagit malam yang cerah, ada cerita tentang kejora. Seperti malam itu selepas kami ber TriSandya di sanggah.. perasaan damai menyelimuni dalam keheningan.. hanya ada deru angin dimusim kemarau yang menggigilkan. Dan kami pun tersenyum memandangi kejora..

1 komentar:

  1. "apakah kita sedang memandang bintang yg sama?" Gubrakkss!! Ternyata kalimat itu bkn cuma milik aku dan mantan pacar hehehe....

    BalasHapus