24 Okt 2008

Mengapa Bunga Jepun?



Bunga ini punya banyak nama, namun sebenarnya dia itu satu. Orang jawa ada yang menyebut dengan semboja. Bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia dari bunga ini adalah Kamboja. Sementara orang Bali menyebut bunga cantik ini dengan sebutan bunga Jepun. Mungkin di daerah lain masih banyak pula sebutan untuk bunga yang aku maksud.

Ini sekilas tentang Plumeria Abla yang aku dapat Wikipedia.org. Perhatiin baik-baik :

Kamboja atau samboja merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria. Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal. Bunganya yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai mahkota bunga oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis. Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kamboja sekarang merupakan pohon yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kamboja ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat. Kamboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang. Plumeria saat ini populer digunakan sebagia tanan hias outdoor awalnya tanaman ini hanya dignakan sebagai tanaman kuburan

Kerajaan: Plantae
Divisi:
Magnoliophyta
Kelas:
Magnoliopsida
Ordo:
Gentianales
Famili:
Apocynaceae
Genus:
Plumeria


Bunga ini kalau di Jawa memang populer sebagai bunga kuburan. Harumnya yang semerbak identik dengan seremnya suasana kuburan.
Warnanya putih dan bermahkota lebar. berdaun rimbun dangan batang-batang besar. Dulu kalau pas karnaval dan ada yang mengenakan pakaian adat Bali pasti nyari bunga kamboja ini sebagai hiasan rambut atau sanggul. Memang bunga ini identik dengan nuansa Bali. Namun kemajuan botani sekarang membuat penampilan Kamboja menjadi cantik dan tidak lagi membawa aroma kengerian kuburan. Sebaliknya, Plumeria Alba hadir dengan warna-warna cerah, kuning, merah keunguan, pink, dan putih bersemu kuning pada bagian tengahnya. Di semua daerah, terutama Jawa bunga ini makin populer sebagai penghias taman yang anggun. Apalagi kamboja kuning yang cerah dengan warna merona dan wangi menggoda. Sejak kecil aku menyukai aroma kamboja ini meski dulu banyak yang bilang kalau bunga ini disukai oleh makhluk halus. Tapi bagiku gak masalah karena bunga ini menjadi bunga yang paling dicari saat hari karnaval tiba. Setalah di Jogja aku makin sering melihat tampilan kamboja ini. Bukan penampilan lama, tapi penampilan barunya yang mungil dan menggoda. Bukan lagi mahkota yang lebar tapi mahkotanya kecil sehingga nampak manis dan anggun. Aku selalu dibuat jatuh cinta oleh penampilan bunga ini. Setiap melihat siluet batangnya di taman-taman rumah orang, di pinggir jalan, di halaman Mall Ambarukmo, di Pura Jagatnatha Banguntapan, dan pura-pura lainnya di Jawa, aku selalu tak kuasa untuk menahan haru atas keindahannya. Apalagi jika ke Bali. Sosok bunga ini makin tersebar diseluruh penjuru pulau.. betapa indahnya. Bahkan Bli pernah bawa stek batangnya dari Bali untuk ditanam di rumah kontrakan Jogja dulu, tapi gak tahu ya sekarang masih ada atau tidak karena pastinya rumah itu udah berganti penghuni. Saking jatuh cintanya bahkan aku dulu ingin sekali bila menikah hiasan rambutku haruslah bunga kamboja kuning itu.

Di Bali aku baru tahu, bunga kamboja ini populer dengan sebutan bunga Jepun. Heran juga kenapa bunga ini pakai nama bunga Jepun, padahal bunga ini bukan dari Jepang kan? Memang benar ada bunga keluarga Plumeria ini yang disebut sebagai Kamboja Jepang, populer dengan sebutan Adenium. Bunga yang pernah naik daun sehingga melambungkan harganya hingga mencapai harga jutaan bahkan puluhan juta rupiah. Tapi Kamboja Jepang atau Adenium yang dimaksud bukanlah bunga jepun Bali. Jenisnya beda. Adenium berbatang besar, berbongol-bongol, umumnya ditumbuhkan di Pot dan dapat dibentuk bonsai, bunganya pun seperti terompet, tidak berbau harum namun warna-warninya lebih beragam. Kalau bunga jepun bali seperti kamboja yang aku sebutkan diatas. Berkelopak lima, berpohon tinggi, dan batangnya tidak berbongol-bongol seperti Adenium. Biasanya tidak ditumbuhkan di pot tapi ditanam sebagaimana orang menanam pohon. Jadi jangan salah mengartikan Kamboja atau Bunga Jepun sebagai Kamboja Jepang atau Adenium.

Masyarakat Bali umumnya memanfaatkan bunga ini sebagai sarana upacara atau sembahyang. Bentuknya yang cantik dan baunya yang harum sangat sesuai untuk menghias canang dan banten. Bunga ini juga sangat mudah ditemui di pura dan sanggah, sehingga banyak di gunakan pula untuk sembahyang sehari-hari dan diselipkan dirambut wanita-wanita Bali. Dan karena keindahan pula, banyak sekali aneka rupa hiasan rambut mengadaptasi bentuk bunga kamboja atau bunga jepun ini. Mulai dari jepit, ikat rambut, hiasan sanggul, bahkan aneka rupa bentuk anting. Motif-motif baju maupun bordir juga banyak yang mengambil bentk Bunga Jepun Di Bali sedang menjadi trend. Tapi kalau aku lebih senang menggunakan kamboja bunga aslinya karena kalau dipakai sebagai hiasan rambut wanginya semerbak menenangkan. Seperti harapanku. Saat menikah dulu kesampaian juga menggunakan bunga jepun ini sebagai hiasan sanggul. Bunga yang dirangkai indah ini menghadirkan suasana sakral dalam setiap kegiatan adat maupun keagamaan di Bali. Sekuntum bunga Jepun adalah kesakralan, lambang keindahan dan keagungan Tuhan. Itulah mengapa aku begitu cinta sama bunga jepun..

Ini dia riwayat www.bungajepun.blogspot.com jadi jangan bingung lagi ya kenapa aku pakai user name bunga Jepun untuk domain blogku.. Kalau ada buku atau cerita bunga Jepun namun bukan dalam konteks bunga Jepun Bali itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan diriku. Hmm...

1 komentar:

  1. Artikel anda:

    http://rumah-taman.infogue.com/
    http://rumah-taman.infogue.com/mengapa_bunga_jepun_

    promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema untuk para netter Indonesia. Salam!

    BalasHapus