9 Des 2008

Piknik Danau Batur

Bersyukurlah pada yang Kuasa..Cinta kita di dunia…Selamanya..”

Rasanya tidak cukup bersyukur atas segala cinta, karena segala hal detail pun atas karuniaNya. Termasuk cuaca yang kita nikmati in every single moment. Entah itu panas, mendung, hujan..jangan sampai deh jadi manusia yang tidak bersyukur. Dikasih hujan mengeluh dikasih kemarau panjang mengeluh..aduh trus gimana dong.. Hehee ini bukan karena harapanku atas minggu yang cerah terkabul namun juga bagian dari perenunganku..bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik. Tapi kalau ternyata itu diluar harapan kita, ya ambil sisi positifnya aja..Semoga saya mampu, dan semoga anda juga mampu. Iya kan?

Dari pengalaman beberapa minggu terakhir ini cuaca Denpasar tidak menentu, kadang hujan kadang panas, kadang pagi hujan deras sorenya panas, atau pagi cerah siang hujan deras..pokoknya gak menentu deh. Padahal kami berdua sedang menyusun rencana untuk jalan2 minggu ini. Jadi aku sangat berharap hari minggu cerah..dan syukurlah harapanku terkabul. Hari minggu ini rencana ke danau Batur terlaksana. Sudah lama banget ingin melihat danau Batur secara langsung. Sebelumnya aku hanya melihat dari kejahuan. Maksudnya dari atas bukit dalam perjalanan Singaraja-Denpasar lewat Kintamani. Sungguh pemandangan yang mengesankan. Makanya aku pingin banget melihat danau ini dari dekat. Pokoknya semua disiapin karena hari ini agendanya tidak sekedar jalan-jalan tapi juga piknik. Bekal makan siang Ok, kue-kue OK, minuman Ok, kamera OK, hmmm berangkat deh..

Perjalanan yang ditempuh kali ini lumayan panjang. Dari Denpasar ke Kintamani memakan waktu sekitar 2 jam. Secara keseluruhan akses jalan sangat mudah. Sudah halus mulus lus..lus..meski ya lumayan menanjak, menurun, menikung..akhirnya sampai juga di bukit Kintamani. Dari atas bukit danau udah nampak mempesona dengan latar belakang gunung Batur yang puncaknya diselimuti awan hitam menggantung. Untuk mencapai danau perjalanan belum berakhir. Kami harus turun bukit. Medannya lumayan sulit karena curam dan berkelok. Belum lagi harus selalu waspada karena truk-truk penambang batu ikut-ikutan bersliweran di jalan yang tidak terlalu lebar ini. Turun ke danau ini adalah pengalaman pertama buat aku, dan kedua buat bli (dan jeleknya dia tidak berbagi informasi yang akibatnya membuatku sempat patah semangat hikss)..


Akhirnya sampailah di kaki paling bawah, alias udah nyampai lembah. Setelah bingung berkeliling kami tidak mendapati gerbang masuk ke danau. Akses ke sana adalah gang-gang rumah warga atau kebun-kebun sayuran. Inilah informasi penting yang aku lewatkan. Dalam bayanganku akan ada gerbang khusus wisatawan dengan berbagai fasilitas. Seperti yang ada di danau Beratan, Bedugul. Tapi ternyata gak ada. Akhirnya kami mendapati pintu masuk ke Hot Spring Water yang sangat meragukan untuk disebut sebagi tempat wisata. Karena terlantar dan tidak ada penjaganya. Tapi target kami adalah danau jadi itu bukan masalah. Setelah parkir di dekat gubug darurat dan atas petunjuk warga setempat yang sekaligus berjualan makanan dan nyewain pancing kami diantarkan ke danau. Dan bagian ini bukan bagian tepian danau yang landai, namun bertebing dan berkarang..oh..my.. dan sudut ini benar-benar bukan tempat wisata, tidak ada sentuhan fasilitas apapun jadi masih murni dikelola oleh alam. Akhirnya kami pun menikmati danau dari sisi sini. Hanya kami berdua saja dan seorang penambak yang tambaknya hanya beberapa meter dari tempat kami bersantai ”menikmati” Danau batur yang tenang ini..hikss.. Pikniknya tetap jalan dong meski duduknya tidak di bangku taman ataupun diatas rumput yang sejuk dan landai. Kami memancing sambil makan siang..hmm..acara yang piknik yang cukup aneh..kalau di Trans TV ada jalan-jalan yang bertema Koper dan Ransel, maka tema jalan-jalan kami ini masuk kategori Tas Kresek... Ini semua akibat minim informasi, sok tahu, dan ogah bertanya.. Namun selain pengalamanku ternyata ada sisi lain danau Batur yang layak buat dikunjungi kalau berwisata ke Bali. Untuk liputan komplit wisata Batur KLIK DISINI ya. Semoga bisa jadi panduan buat wisata seru kesana.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar