22 Des 2009

Selamat Hari Ibu

Kemarin sempat terlibat perbincangan dengan sahabat tentang hari ibu. Aku sempat menanyakan apakah aku juga berhak untuk dirayakan pada hari ibu. Dia bilang tidak. Aku bertanya mengapa. Dia jawab karena aku belum jadi ibu. Lalu kapan aku bisa dirayakan pada hari ibu. Dia menjawab pendek, kalau udah jadi ibu. Sebenarnya obrolan yang biasa banget dan hanya terjadi selintas lalu. Tapi hari ini sebagian besar acara TV menampilkan tema hari ibu, aku jadi teringat kembali obrolan dengan sahabat kemarin. Jadi, apakah hari ibu hanya dirayakan oleh anak-anak untuk ibu mereka ? bagaimana dengan para perempuan yang tidak atau belum menjadi ibu ? Pertanyaan terakhir itulah yang terpikirkan oleh aku, dan mungkin juga oleh perempuan-perempuan lainnya yang tengah berjuang untuk menjadi ibu. Apakah kami hanya bisa memberikan ucapan selamat dan tidak berhak atas ucapan selamat hanya karena status belum berhasil menjadi ibu ? bagaimana dengan ibu dari para anak-anak asuh dan anak angkat ? mereka juga tidak melahirkan anak. Bagaimana dengan para ibu yang melahirkan anak-anak mereka tapi menyia-nyiakan anugrah itu? Apakah mereka berhak mendapat ucapan selamat hari ibu?

Meskipun belum berhasil, tapi selama ini kami tidak diam. Kami berjuang untuk bisa menjadi ibu. Bekerja keras untuk membiayai berbagai terapi dan kunjungan dokter. Belum lagi berbagai test dan pengobatan yang kadang sakit. Mengikuti berbagai tips untuk bisa cepat hamil yang kadang terasa tidak masuk akal. Mengikuti jadwal konsepsi yang dianjurkan dokter meski kadang situasi membuat tertekan tapi tetap harus dijalani. Bahkan ada yang karena penyakitnya harus menjalani operasi. Belum lagi perasaan kecewa dan putus asa yang ada kalanya menyeruak tapi tetap harus diredam dengan optimisme.

Sungguh, bagi yang mengalami dapat merasakan beratnya perjalanan itu. Semuanya hanya untuk satu tujuan saja, agar bisa hamil dan menjadi ibu bagi anak-anak mereka kelak.
Aku jadi berfikir, tidak harus hari ibu dirayakan untuk para ibu yang telah melahirkan anak. Semua wanita dengan sikap dan hasrat keibuannya berhak atas hari ibu.

Tulisan ini aku persembahkan untuk semua sahabat blogger yang saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan momongan, dan untuk aku. Selamat Hari Ibu.. Pada waktuNya, Tuhan pasti akan menjawab semua perjuangan ini. Tetap OPTIMIS ya..





Note :

  • Mengapa ilustrasinya bunga Jepun ? aku pilih bunga jepun, selain ini bunga favoritku juga karena bunga ini simbul dari perjuangan. Bunga ini dapat tumbuh dalam kondisi lahan yang kering sekali pun. Bahkan hanya dengan batang yang hampir layu, dengan perawatan yang tepat dia dapat tumbuh subur dan menghasilkan bunga yang indah. Bunga Jepun dalam kondisi cuaca yang panas dan daun yang meranggas tetap dapat menghasilkan bunga yang harum dan rimbun. Selain itu, bentuknya yang indah dan aromanya yang harus membuat bunga ini selalu digunakan sebagai sarana upacara dan sembahyang di Bali. Jadi tidak ada salahnya kita mengambil ketegaran bunga jepun untuk menjadi pengemangat dalam usaha kita.
  • Oya aku juga belum mengucapkan selamat hari ibu buat IBu-ku, habis takut mewek, entar aja kalau dirumah baru telpon
  • Foto bunga jepun diambil dari balifotografer.net

17 Des 2009

Bunga Jepun

Aku sedang jatuh cinta sama yang ini...


Berharap dapat menciuminya setiap waktu..

12 Des 2009

Mitos agar Cepat Dapat Jodoh

Banyak mitos yang ada di masyarakat. Tidak hanya bagi orang timur seperti kita, orang barat pun memiliki berbagai mitor juga yang gak kalah aneh dan uniknya dengan yang ada di Negara kita. Setiap daerah sih biasanya punya mitos yang berbeda dengan daerah lainnya. Contohnya nih, kalau di Jawa “jika masakannya asin itu tandanya yang masak pingin menikah” sementara mitos di Bali yang berhubungan dengan asin adalah “kalau suka makanan asin itu tandanya suka ciuman (dicium apa mencium ya???)”. Sama-sama asin sih meskipun konteksnya berbeda. Yang jelas itu menunjukkan berbagai hal sederhana semacam itu masih banyak yang mempercayainya. Tidak peduli dari kalangan apa dan tingkat pendidikan apapun, kalau udah berhubungan dengan mitos semua orang pasti berfikir untuk berbuat jika ada yang bilang mitos tersebut berhubungan dengan sesuatu yang buruk. Semuanya memang kembali pada kepercayaan sih. Ada juga yang gak percaya dan lebih mengedepankan rasionalitas.

Salah satu mitos yang paling banyak menurut pengamatanku adalah yang berhubungan dengan jodoh. Misalnya gak boleh duduk di ambang pintu entar jauh jodoh. Tidak boleh makan di depan pintu entar susah dapat jodoh. Atau mitos lainnya, yaitu yang berhubungan dengan agar cepat dapat jodoh. Mitos ini biasanya popular dikalangan gadis-gadis di Jawa. Jika menghadiri pernikahan seseorang jangan lupa untuk ‘mencuri’ bunga melati atau kantil (cempaka) yang menghiasi sanggul pengantin. Jika bunga tersebut disimpan maka si ‘pencuri’ tadi niscaya akan cepet dapat jodoh atau cepat menyusul menikah. Yang harus dicatat adalah melati atau kantil tersebut harus dicuri a.k.a tidak boleh ketahuan sama pengantinnya. Sungguh tantangan besar. Gimana coba caranya mencuri hiasan sanggul pengantin ?

Tidak tahu dengan daerah lainnya, tapi yang jelas dulu aku dan teman-temanku percaya sekali dengan mitos itu. Setiap menghadiri pernikahan pasti berharap dapat kesempatan untuk mengambil sekuntum melati yang dipakai oleh pengantinnya. Ya meskipun hingga berpuluh pernikahan yang kau hadiri nyatanya tidak pernah berhasil sekali pun. Tapi bersyukur, akhirnya Tuhan mengirimkan jodohku tepat pada waktunya.

Ternyata, motos yang semula aku sangka hanya popular dikalangan cewek, popular juga lho dikalangan cowok. Kejadian yang tertangkap kamera ini terjadi sekitar 2 tahun lalu. Dan sekarang salah satu pencurinya sudah menemukan jodohnya dan menikah. Sementara pencuri lainnya sedang menunggu waktu yang tepat untuk menikah. Nggak tahu deh jodohnya datang karena hasil mencuri melati di sanggul pengantin atau bukan. Meskipun pengantinnya yang tahu tapi aksi mereka kan ketahuan sama fotografer hehehe…

21 Nov 2009

30

Dulu aku berpikir orang berusia 30 tahun itu udah dewasa. Sebuah angka yang cukup besar yang tentunya berimbas pada kematangan sikap, kematangan berpikir, kematangan finansial, tanggung jawab besar sebagai seorang manusia seutuhnya. Manusia seutuhnya yang aku maksud tentu manusia mandiri yang sudah tidak bergantung lagi pada uluran tangan dari orang lain yang lebih tua, suatu masa dimana dia sudah beralih peran menjadi orang tua.

Dan disinilah aku sekarang. Sudah tua, dan mulai beralih pada berbagai macam 30 stuff cosmetics. Dan sepertinya hanya itu indikasi yang menandakan bahwa aku udah makin tua. yang lainnya ??? i'am still feeling and thinking such a girl (masih berasa ABG) hehhe... Harus bangga atau malu ya, diusia segitu masih sempatnya nyantai-nyantai seperti anak muda. Meski udah berumah tangga tapi hubungan dengan suami seperti pacaran. Marah-marahan, cemberut-cemberutan, kadang cekikikan gak jelas, keluyuran (entah sendiri atau berdua hehhe..) dan banyak lagi yang sangat enggak banget untuk seorang wanita 30 tahun.

Apakah ini efeknya kalau belum punya anak ataukah efek karena terlalu dimanjain sama mertua. Gak tahulah...

Usia 30-an banyak yang bilang sebagai golden age, semoga ada benarnya dan aku tidak mau menyia-nyiakan hidupku lagi. Malu sama usia kalau masih seperti ini. Apakah ini janji ?? tidak tahu juga sih, aku orang takut untuk membuat janji apalagi menyangkut sesuatu yang belum pasti bisa ku tepati. Aku hanya bertekat untuk menjadi manusia yang lebih baik dan bisa bersyukur atas segala hal yang aku nikmati.

Selamat ulang tahun untuk diriku..

17 Nov 2009

SIM Gak Pernah gak Ribet

Bikin SIM sepertinya tidak pernah tidak ribet. Memang sih sudah ada layanan pembuatan SIM keliling tapi aku belum berkesempatan untuk mencobanya. Dulu waktu belum ada rencana bikin SIM sering banget berpapasan dengan Van layanan pembuatan SIM keliling. Bahkan beberapa kali sempat melewati saat kendaraan besar itu lagi mangkal. Tapi gilirannya udah dekat masa aktif SIM ku eh malah gak pernah sekali pun melihatnya, apalagi tahu dimana dia ngetem. Memang gitu kali ya, kalau gak dibutuhin aja eh nongol terus dia, tapi gilirannya dicari malah gak nongol-nongol. Akhirnya dengan berat hati harus menyisihkan waktuku yang berharga (ups..) buat bikin SIM.

Rencana memang hanya mau perpanjang masa aktif aja tapi berhubung SIM ku terdahulu dikeluarkan oleh kepolisian Nganjuk, jadi gak bisa perpanjang di Denpasar. Ini ketiga kalinya aku bikin SIM sejak pertama kali bisa naik motor. Pertama waktu masih SMA kelas 2. Waktu itu pun aku udah cari SIM sendiri tanpa diantar dan tanpa calo. Masih dengan seragam sekolah harus ngantri sana-sini test ini itu buat bikin SIM pertamaku. Trus belum genap 5 tahun, SIM ku hilang gara-gara dompet kecopetan pas jamannya kuliah di Jogja. Seingatku sudah 4 kali aku kecopetan sejak kuliah di Jogja dan pada kecopetan yang terakhir aku benar-benar sial karena SIM ikut melayang. Karena diantara surat2 penting lainnya SIM adalah satu-satunya yang ngurusnya butuh ekstra tenaga dan biaya. Maka lahirlah SIM ku yang kedua. dan sekarang setelah 2 tahun di Bali, habislah masa aktifnya.

Dari rumah sih tenang-tenang aja karena kupikir gak akan butuh waktu lama buat perpanjang. Tapi nyampe di Poltabes Denpasar dikasih tahu bapak petugasnya kalau aku harus bikin baru. Alamak..itu berarti tambahan ngantri loket, tambahan test ini itu, dan tentunya tambahan biaya pula. Test kesehatan hanya di test buta warna sama periksa tekanan darah. Biaya Rp. 25.000,-. Trus harus nyari sertifikat mengendarai motor Rp 70.000,-. Trus bayar administrasi SIM di loket BRI Rp. 75.000,- untuk administrasi SIM, meliputi test teori, test parktek naek motor, foto, dan terakhir cetak SIM.

Biaya terakhir sih It's Okay..memang segitu kali ya tarif resminya dan masuknya pun ke loket bank. Tapi pembayaran test kesehatan dan sertifikat itu yang aku gak rela. Sertifikatnya pun harus tempuh di konter tempat kursus mengemudi yang berlokasi disekitar kantor polisi. Test kesehatannya juga bukan dari polri. Kalau testnya di puskesmas mungkin gratis, bahkan kalaupun bayar gak samapai Rp. 10.000. Trus sertifikat itu bisa dicari di tempat lain yang pastinya lebih murah. Tapi kenapa harus pakai sertifikat segala kalau nantinya dalam proses pembuatan SIM ada test teory dan praktek ??? Sepertinya mengada-ada banget, gak efektif, pemborosan uang rakyat banget.

Trus kenapa SIM ku gak bisa diperpanjang di Denpasar itu katanya pak Petugas yang aku tanyain karena sistem komputerisasi kepolisian antar daerah belum online. Jadi berkas lamaku ya masih di kepolisian Nganjuk, dan terpaksa harus bikin berkas baru di Denpasar, kecuali aku mau ke Nganjuk dan transfer berkasku dari sana buat bikin SIM di Denpasar. Bayangkan betapa ribetnya. Lebih mudah bikin berkas baru aja. Tapi dengan begitu otomatis akan ada double data yang tentunya akan menghasilkan penghitungan yang tidak valid ditingkat pusat dong. Ya mirip kasus pembuatan KTP. Bisa saja satu orang punya beberapa KTP yang dibuat dari daerah berbeda karena lagi-lagi disebabkan sistem yang masih tradisional. Hanya dengan nebeng KK orang lain trus lirik-lirik dikit jadi dah tuh KTP baru (dengan identitas baru), dan jauh lebih mudah karena ada jasa calo juga. Kalau situasinya seperti itu terus, kapan dong Indonesia bisa bener ???

Pemerintah harus lebih care lagi dengan masalah seperti ini sehingga gak ada lagi yang namanya double data, pemalsuan identitas, penduduk selundupan, maupun ketidak-sinkronan data pemilu karena adanya selisih jumlah pemilih terdaftar dan surat suara. Masih ingat kan dengan berbagai kasus teroris yang tertangkap dan ternyata mereka punya banyak identitas ?

Hmm..tapi dari hasil ribet-ribet juga akhirnya aku jadi tahu gimana caranya bisa meminimalisir pengeluaran buat biaya pembuatan SIM. ini sedikit tips buat yang mau bikin atau perpanjang SIM :
  1. Foto copy KTP siapin 1 lembar (kalau foto copy di foto copian di kantor polisi biayanya lebih mahal)
  2. Siapkan surat keterangan sehat dari dokter atau puskesmas (biasanya gratis) dari pada bikin keterangan sehat di loket yang ditunjuk polisi biayanya mahal banget.
  3. Untuk pembuatan SIM baru siapkan sertifikat mengendarai atau menyetir kendaraan dari tempat kursus mengemudi. Untuk perpanjangan SIM tidak perlu sertifikat.
  4. Lebih baik cari sendiri dan tidak usah menggunakan jasa calo. Perbaiki mentalitas bangsa ini mulai dari hal yang paling sederhana dan dari diri kita sendiri.


" Officialy Happy Riding with Driving License "

13 Nov 2009

Yuk Buka - Buka an

Gara-gara nengokin wajah barunya mbak Ika, eh malah sesandung harus mengerjakan PR ini. Sebenarnya sempat pura-pura gak tahu dan melalaikannya, eh ada pesan tertinggal dari mbak Ika di shhoutbox. Jadi yuk mulai kita buka-bukaan..

SCREAM AWARD

  1. Penyanyi Favorit : Arman Maulana (otomatis saja juga GIGI)
  2. Apa arti EMO menurutmu : salah satu model potongan rambut yang ngetrend dikalangan cowok ABG Bali tahun 2008. Potongan model EMO akan bagus kalau rambutnya lurus. Bentuk belahannya miring tidak seimbang sehingga membuat kepala si rambut EMO juga jadi miring. Sungguh generasi yang aneh... (habis waktu ospek mahasiswa baru tahun lalu banyak banget yang pakai model rambut gituan, sampe-sampe aku iseng nanya salah satu diantara mereka untuk mencari tahu apa nama model rambutnya dia, dan dijawab EMO)
  3. Setuju ga jika Dangdut go Internasional ? Bukannya udah ya, hanya saja mungkin gak berhasil hingga gak begitu booming. Atau kurang gencar lagi mungkin.
  4. Koleksi album apa yang kamu miliki ? Ada berapa? Album dari artis2 favorit dalam bentuk kaset jumlahnya ratusan (dulu waktu belum jaman CD dan MP3, tapi kayaknya sekarang udah tidak ketahuan keberadaanya.. jadi anggap aja gak punya koleksi album)
  5. Kenapa musisi metal selalu teriak? kalau mendesah itu penyanyi dangdut.

BUTTERFLY AWARD

The rules are simple. Use goggle image to search the answers to the questions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and post it as your answer.
  1. The Age of My Next Birthday : 30
  2. A Place Like To Travel : Bali
  3. A Favorite Place : bedroom
  4. A Favorite Food : seafood
  5. A Favorite Thing : jewelery
  6. A Favorite Color : green
  7. A City I Was Born : Nganjuk
  8. A Nick Name I Had : Inten
  9. A College Major : Internation Relation
  10. Name Of My Love : I Gede Susilayasa
  11. Bad Habit : wake up late
  12. Hobby : reading
  13. Wish list : having children
SPECIAL AWARD FOR SPECIAL DAY
  1. Darimana blog kalian berasal : dari keinginan untuk punya blog sendiri
  2. Kapan Dilahirkan Blog kalian ? pertengahan 2008an
  3. Kesulitan apa saja saat membuat blog kalian ? Menentukan judul header dan id blog
  4. Mengapa Membahas Topik yang kalian bahas sekarang ? nulisnya berdasarkan mood
  5. Kenapa Tampilan Blog Kalian menggunakan template itu ? karena belum menemukan template yang lebih bagus, kalau nemu yang lebih cocok mungkin akan ganti lagi
  6. Apa yang Pertama Kalian Lakukan saat Blog kalian baru jadi ? cari ide buat nulis postingan
"THE SMILES STONE AWARD" PR-nya adalah menyebutkan 10 hal yang bikin gw senyum hari ini :
  1. Semangat memulai masa subur, harapannya sukses bulan ini
  2. Meeting semalem berjalan lancar
  3. Sukses melewati HSG yang mendebarkan dan hasilnya bagus
  4. Berangkat kerja dengan baju baru
  5. Situasi kerja sedang menyenangkan dan membuat bersemangat
  6. Beberapa pengeluaran besar bisa ditekan jadi ada sisa budget
  7. Dapat HP baru pemberian suami
  8. Dapat oleh2 paru goreng dan enting2 gepuk Salatiga
  9. Plong setelah curhat by phone sama my sister
  10. Besok week end
Buat yang baca blogku dan postingan ini, ayo gantian lanjutkan PR ini ya..

1 Nov 2009

Ungkapan Cinta

Apakah harus menunggu keindahan untuk menyatakan syukur
Apakah harus menunggu derita untuk merasakan dekat
Apakah harus dengan yang luar biasa untuk mengatakan kagum

Tidak ada yang luar biasa tapi aku merasa indah
Tidak ada yang menyusahkan tapi aku merasa pasrah

Biasa saja hari-hariku
Datar saya perjalananku
Indah dan bahagia selalu
Sedih dan kecewa terkadang lalu

Tidak menanti luar biasa
Aku hanya ingin menyatakan cinta
Cinta yang tidak aku tahu datang dari mana

Cintaku penuh untuk MU
Rengkuh hatiku dalam dekapMU
Peluk aku selalu dengan kasihMU
Hari ini..besok..selamanya..
Hingga tiba waktu bagi 'aku' kembali padaMU

13 Okt 2009

ouww..Suamiku, Kamu Membuatku GR

Ahh..gak biasanya aku pingin memposting hasil obrolan dengan suami tercinta lewat YM. Obrolan singkat yang terjadi sesaat setelah aku posting artikel dibawah itu. Uhhh senengnya...

Me:bli pulang jam berapa?

ya chan:sekarng jug abisa pulang,,,
km plng jam brapa..?
Me:jam 5
ya chan:okee...
jam 5 juga..
Me:bli udah lihat postingan terbaruku?
ternyata aku lahir dihari yang sangat istimewa lho
ya chan:apa..??
besok kan...??
mau di buatin otonan..??
Me:bukan itu
ya chan:apa..?
Me:tapi pas hari lahirku bertepatan dengan tanggal 1 suro (tahun baru jawa), tanggal 1 muharam 9tahun baru islam), sekaligus haru galungan
ya chan:gila....
luar biasa..
Me:padahal itu kan tidak terjadi tiap tahun
ya chan:km adalah wanita yg luar biasa..
makanya aku sempat bilang kan..
lelaki yg jai suami mu akan sangat bahagia...
heheh
Me:Terima kasih sayang
Kamulah lelaki beruntung itu
ya chan:hehheee...
Me:ya udah..bli hati2 ya nanti pulangnya
jangan lupa cek blogku ya
ya chan:ok..

Jadi kangen, pingin cepet-cepet pulang kantor, besok galungan
Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan ya buat semua yang merayakan. Semoga Keselamatan, kedamaian, kebahagiaan selalu melingkupi kita semua. Amiin..

Cheers...

Hari Paling Istimewa


Barusan dapat sms dari adikku yang mengkonfirmasikan tanggal kelahirannya calon adik ipar. Waktu mudik beberapa waktu lalu memang sempat mengobrolkan tentang acara pernikahan adikku. Orang tuaku itu orang yang Jawa banget yang apa-apa harus didasarkan pada hari baik, weton atau hari lahir dan sebagainya. Sama seperti orang Bali lah. Nah, keluarga si calon adik ipar nih meskipun orang Jawa tapi tidak begitu memperhatikan hal seperti itu. Terbukti dengan weton anaknya apa gak tahu dia. Dan bahkan gak tahu apa itu weton. Orang Jawa yang tidak Jawa. Tapi gak papa, itu kan masalah kepercayaan. Berhubung untuk menentukan hari pernikahan menjadi hak dari keluarga pengantin perempuan (mestinya berdua, tapi berhubung keluarga cowok tidak mempersoalkan tentang hari baik maka menyerahkan sepenuhnya pada pilihan keluarga cewek), makanya ibuku minta tolong buat mencarikan weton cowoknya adikku di internet. Udah sempat aku cariin, dan sempat juga mengkonfirmasikan ke situs yang berbeda untuk mendapatkan kepastian, akhirnya dapetlah itu weton calon adik ipar.

Dan bukan Inten namanya kalau gak iseng, maka aku ikutan juga coba-coba mengotak-atik hari lahirku. Karena dari situs tersebut bisa melihat ramalan watak dan kepribadian orang bersangkutan. Setelah memasukkan tanggal, bulan dan tahun lahir kelahiranku, lalu klik submit muncullah hasilnya :
Data Tanggal Kelahiran :

01. Tanggal Masehi : 21 Nopember **** (sorry, rahasia)

02. Dina - Pasaran : Rêbo Kliwon
03. Tanggal Jawa : 01 Suro 1912 - Be

04. Tanggal Hijriah : 01 Muharram 1400 (H)

05. Windu-Lambang : Sengårå, Kulawu

06. Nama Wuku : Galungan

07. Môngsô : Kanem - Maya (09/11 s/d 21/11)

08. Sadwårå : Aryang

09. Haståwårå/Padewan : Bråmå

10. Sångåwårå/Padangon : Jagur

11. Saptåwårå/Pancasuda : Lêbu Katiyub Angin

12. Rakam : Kala Tinantang

13. Paarasan : Lakuning Srêngéngé

Sebagian besar informasi sih aku gak bisa mengartikannya, misalnya Padewaaan, Padangon, pancasuda, dsb itu apa aku gak tahu maksudnya. Tapi dari informasi itu aku jadi tahu kalau hari kelahiranku adalah hari yang sangat istimewa karena bertepatan dengan :
  • 1 Suro --- Tahun baru menurut karender Jawa. Bagi orang Jawa tentu itu dianggap hari yang sakral. Buktinya banyak kegiatan tradisi jawa dilakukan pada tanggal 1 Suro.
  • 1 Muharram --- Tahun baru Islam (menurut kalender Hijriyah yang menggunakan sistem perputaran bulan). Tahunnya cantik pula, 1400 H
  • Hari Raya Galungan --- Hari Raya umat hindu yang perhitunggannya didasarkan pada kalender Bali. Bangganya punya hari lahir bertepatan dengan Hari Raya, jadi bahagianya dobel. Otomatis otonanku juga tiap Galungan.
Gara-gara iseng jadi tahu kalau ternyata aku lahir di hari yang sangat istimewa. Aku sangat percaya pada perhitungan hari baik dan gak baik. Setidaknya dari apa yang aku baca setiap perputaran bulan, matahari, maupun planet-planet lainnya pasti membawa pengaruh dalam kehidupan diseluruh semesta. Perputaran bulan saja dapat mempengaruhi pasang surut air laut. Pastinya secara kosmik juga mempengaruhi perilaku dan pikiran. Lalu bagaimana dengan hari kelahiranku yang istimewa ? Kira-kira ada pengaruhnya nggaknya pada sikap, kepribadian, perilaku dan keberuntunganku. Am i special ???

8 Okt 2009

Nanoe Biroe the President

Beberapa hari lalu sepulang ngajar, sekitar jam 8 malam, di perempatan jalan Sudirman Denpasar (lampu merah dekat Matahari dept. store) beberapa anak muda dengan rompi PMI hilir mudik diantara mobil dan motor yang berhenti untuk menunggu lampu berganti hijau. Mereka sedang melakukan aksi sosial pengumpulan dana untuk korban gempa Sum-Bar. Pemandangan yang sangat biasa, karena hal seperti ini sering aku dapati waktu dulu masih di Jogja. Para mahasiswa dengan jas almamater melakukan berbagai aksi di titik-titik utama keramaian. Entah itu aksi soasial ataupun politik ataupu bukan keduanya. Namun hal tersebut menjadi tidak biasa karena di tepi jalan, dibawah pepohonan jalur hijau, seorang cowok dengan gitar menyanyikan lagu-lagu pop Bali yang akrab ditelingaku. Didampingi pemuda lainnya yang memegangi pengeras suara membuat alunan gitar dan lagu mampu mengimbangi deru kendaraan disekelilingnya.

Dia adalah Nanoe Biroe, satu-satunya penyanyi di dunia ini yang ditasbihkan menjadi presiden oleh publik meski tanpa ikut pemulu dan kampanye politik. Petikan gitar dengan lagu yang rancak seolah memberikan semangat pada para relawan agar terus tersenyum dan menawarkan kotak sumbangannnya untuk diisi, sekaligus menjadi penarik perhatian bagi pengendara yang lewat untuk sekedar menoleh dan kemudian sedikit berbagai rupiah. Ini adalah malam keduaku melihat Nanoe dikawasan ini dengan kegiatan yang sama yaitu ikut gabung dalam kegiatan yang diadakan PMI Denpasar.

Terkenal dengan nama Nanoe Biroe. Penampilan dan gayanya sangat khas, eksentrik, dan terkesan semaunya. Tapi jangan salah, dibalik penampilan fisiknya yang sangar, cowok satu ini memiliki banyak kualifikasi sebagai pesohor yang patut dipuji. Dia adalah pribadi yang sangat redah hati dan selalu menyuarakan ajakan untuk menyama-braya. Kepopulerannya kalau di Bali mungkin bisa disamakan dengan Slank di Indonesia dengan slankers-nya. Sama-sama memiliki massa yang setia mati sama karya-karya dan konsernya dari panggung ke panggung. Bahkan Armand Maulana dan GIGI pun mengakui kehebatan cowok satu ini waktu melihat penampilan Nanoe yang waktu itu menjadi penampil pembuka konser GIGI di Bali.

Bagi yang tidak tinggal di Bali pasti asing dengan sosok satu ini, karena kiprahnya masih skala lokal meskipun berbagai award nasional pernah diraihnya, termasuk rekor dari MURI. Meski bagitu, jika ingin kenal dengan mahasiswa ISI Denpasar ini dapat mengunjungi website resminya.
Boleh dikatakan aku bukan penggemar Nanoe Biroe bukan pula penggemar lagu Bali, tapi udah mengenal Nanoe semenjak masih di Jogja gara-gara lagunya yang berjudul "Manusa Panak Manusa" tentang cowok yang ditolak oleh keluarga pacaranya yang tidak menyetujui hubungan mereka. Boleh dikatakan ini lagu sountracknya Bli waktu sedang memperjuangkan restu orang tuaku hahaha.. Dan gara-gara Bli yang sering memutar lagu-lagunya Nanoe membuatku akrab dengan musiknya meskipun gak ngerti liriknya yang menggunakan bahasa Bali. Kalau aku protes pasti Bli akan dengan semangatnya menterjemahkan kalimat per kalimat dari lirik lagu yang diputar agar aku juga bisa menyukai lagu Bali seperti halnya dia.

Sebenarnya bukan aku tidak menyukai lagu pop Bali. Tapi aku sering kesal karena hampir 99 persen tema lagu adalah tentang metunangan (pacaran), kok sepertinya tidak ada tema lain yang bisa dijadikan lirik lagu. Kalau udah gitu Bli pasti akan menentang dan kemudian menyebutkan satu persatu lagu-lagunya Nanoe Biroe yang memang kebanyakan membawa tema-tema sosial. Dalam hati aku menduga kalau-kalau suamiku udah jadi anggota Baduda tanpa sepengetahuanku.


Baduda adalah kelompok fans berat Nanoe Biroe yang tergabung dalam fans clubnya dengan Nanoe Biroe sebagai President of Baduda. Nanoe tahu banget bagaimana caranya mengakomodir para fans dengan mengiklarkan sumpah Baduda yang juga tertuang dalam salah satu lagunya.


SUMPAH BADUDA
  1. Kami Putra dan Putri Baduda bersumpah tidak akan menjual, membeli dan atau memakai narkoba
  2. Kami Putra dan Putri Baduda bersumpah tidak akan berkelahi dan atau menggunakan kekerasan kecuali terhadap penjajah
  3. Kami Putra dan Putri Baduda bersumpah dengan segala kekurangan dan kerendahan hati, akan turut serta ngajegin Bali

Ket : Ngajegin = melestarikan

Buat Nanoe Biroe, aku memang belum bisa menyukai lagu-lagumu seperti halnya aku menyukai lagu Bunga Sandat, tapi aku selalu mengagumi pribadi dan semua prestasimu dalam musik maupun dalam hal sosial.

5 Okt 2009

The House of Raminten


Namanya The House of Raminten, letaknya di Jogja. Mungkin belum banyak yang tahu, bahkan meskipun orang asli Jogja tapi kalau nggak gaul, aku rasa juga belum mengetahui tempat ini. Tanggal 23 September 2009 lalu kebetulan aku dan Bli punya kesempatan untuk nongkrong di tempat gaul baru tersebut untuk acara reunian dengan teman-teman Jogja TV. The House of Raminten adalah semacam terrace cafe yang didirikan di halaman samping rumah tinggal Bapak Hamzah, seorang pengusaha dan seniman Jogja. Salah satu usahanya adalah Mirota Batik yang merupakan Toko Souvenir paling komplit di jalan Malioboro dan barang-barang dijamin unik, berkualitas, dan sangat Jawa.

Kenapa namanya The House of Raminten ? kemungkinan nama Raminten yang terdengar jadul dan mirip-mirip nama tokoh di seni pertunjukan ketoprak Jawa atau semacamnya, adalah nama yang sengaja dipilih oleh Beliau karena kerap memerankan tokoh perempuan dalam berbagai pertunjukan panggung. Bapak Hamzah memang seniman tulen dan sangat mencintai Seni. Selain pengusaha, beliau adalah perancang, pecinta binatang (kuda, burung, dsb), suka menari, bermain musik (mahir main piano), dan aktif dalam berbagai pertunjukan seni dan apresiasi seni. Bukan hal yang berlebihan kalau aku memberikan predikat Budayawan atas segala kontribusi beliau dan kemampuannya dibidang seni. Sekarang rumah tinggal itu beliau persembahkan untuk warga Jogja dan para seniman agar memiliki tempat ngumpul yang nyaman, hommy, menyediakan makanan minuman unik yang enak dan super duper murah.

Bagi yang belum tahu, the House of Raminten terletak di Kota Baru, tepat disamping Mirota Bakery. Kalau dari luar terlihat seperti rumah megah selayaknya rumah di daerah Kota Baru lainnya, namun ada papan nama besar The House of Raminten. Bagi yang tidak tahu kalau di dalamnya ada cafe pasti mengira rumah ini sedang mengadakan acara hajatan. Terbukti banyak teman-teman yang datang pada kebingungan dan ragu untuk masuk. Meski areal cafenya tidak terlalu luas namun nyaman. Meja dan kursi ditata di halaman yang rindang dan di gazebo ditengah-tengah area. suasanyanya seperti pesta kebun untuk acara keluarga. Tidak salah kami (sebenarnya sih Mas Pascal) memilih tempat ini sebagai tempat reuni. Rasanya seperti sedang main ke rumah kerabat dan bebas memilih menu makanan, minuman, dan camilan sesuai selera.


Menu-menunya sangat khas Jogja dengan penamaan yang unik. Ada berbagai macam jamu-jamuan rebus yang bisa dipilih. Mulai dari jamu untuk pengobatan berbagai macam penyakit seperti jantung, diabetes, maag, dll (ada keterangan khasiat jamunya) atau jamu untuk perawatan misalnya untuk menghaluskan kulit, mencerahkan wajah, menghilangkan jerawat, mengurangi bau badan dan bau mulut, serta banyak lagi. Untuk minumannya ada kategori minuman hangat dan dingin yang bisa dipilih. Namanya aneh, seperti : Susu jahe Gepuk, beer jawa, gajah ndekem, dan banyak lagi. Karena penasaran, aku sempat pesan beer jawa yang ternyata adalah minuman ektak jahe dan kerabat umbi-umbian lainnya yang dikocok. Ektrak minuman seperti ini juga banyak jenisnya lho dan bisa dibeli di Mirota Batik. Menu makanannya juga tidak kalah uniknya. Salah satunya adalah sego kucing yang bisa dipilih single, double atau triple. Pingin tahu harganya ? seribu untuk single, 2 ribu untuk double, dan 3 ribu untuk triple. kalau mau tambah telur hanya nambah seribu aja. Gile kan? hari ini ada menu makanan seribuan di cafe. Jangan salah, sego kucingnya ala cafe lho jadi nasinya pulen, oseng terinya gemuk-gemuk, dan sambelnya mantap. Kalau gak mau sego kucing masih banyak kok menu lainnya. Masih banyak juga aneka camilan yang bisa dipilih dan harganya sangat murah untuk ukuran cafe. Kalau istilah Jogja-nya adalah "harga mahasiswa". Aduhh..kenapa ya cafe seperti ini ada justru setelah aku pindah dari Jogja. Kalau udah ada dari dulu pasti tiap malam beli makan kesini, murah dan asyik buat pacaran hehehe..


Buat gambaran betapa murahnya makanan dan minuman disini, waktu itu kami ada sekitar 20an orang, pesan berbagai makanan minuman serta macam-macam camilan, dan totalnya hanya habis sekitar 350 ribuan saja. Semua yang hadir pulang dengan perut kenyang dan senyum sumringah. Memang selain tempat yang nyaman, makan dan minumannya nikamat, reuni kami waktu itu juga sangat berkesan. Ketemu dan ngobrol-ngobrol lagi dengan teman-teman kantor yang bahkan udah terpencar ke berbagai daerah di seluruh Indonesia dalam suasana yang tetap akrab dan makin dekat selayaknya keluarga. Jogja memang Istimewa, siapapun yang pernah singgah dan tinggal lalu pergi, pasti akan selalu rindu untuk kembali. Aku benar-benar mencintai kota itu.


P.S. Postingan ini aku persembahkan untuk :
  • Bli, pasangan Jiwa yang dipersembahkan Jogja untukku (hehehe..)
  • Mas Pascal, senior sekaligus guruku di divisi produser. Tawaran nginep di villa-nya tetap berlaku untuk waktu yang tidak terbatas kan mas ?
  • Indri, atas idenya buat acara ini dan menyakinkan aku untuk hadir di acara reuni.
  • Sigit (AA Git), Bhagas the Lord Alexander (kapan bukunya terbit), Andika (udah jadi abdi negara jangan melancong-lancong terus, bikin ngiri saja), Erly, Mbak Sulis (update dong blognya).
  • Mas Yayan, Catur, Mbak Poppy, Nugroho, Bayu Lazuardi, Isti.
  • Dek Gun, yang udah menjadi kakak bagi kami berdua.

3 Okt 2009

Kalau Bos Statiun TV Kampanye

Gak perlu membeli media untuk menjadi terkenal. Cukup bikin stasiun televisi sendiri. Ini bisa menjadi alat buat terkenal dan memuluskan jalan menduduki jabatan impian, termasuk di politik. Persaingan antara ANTV dan Metro TV rupanya tidak hanya sebatas pada program siaran, tapi merambah pula ke pribadi pemegang kendalinya. Kalau Metro Tv memang sudah lama selalu menyelipkan kabar-kabar 'positif' Surya Paloh dan Golkar sebagai bentuk ...(hhmm mungkin kampanye terselubung). Bagi yang berkecimpung di media pasti tahu bahwa pemberitan bagai dua mata pisau, hanya tinggal sedikit mengatur kalimat dan viola..jadilah sebuah informasi seperti apa yang diinginkan pembuatnya (atau orang yang menghendaki pembuatannya). Tidak mau kalah, dan kebetulan berasal dari partai yang sama, sekarang ANTV mulai gencar mengangkat profil Aburizal Bakri. Seperti yang diketahui, tokoh yang disebut belakang ini juga sedang dalam usaha menjadi salah satu pimpinan di partai kunig tersebut.

Aku sendiri tidak tahu kenapa tiba-tiba ingin menuliskan hal seperti ini. Ini bukan aku, percayalah. Bukan juga karena aku mantan mahasiswa sospol ataupun mantan pekerja media. Gara-garanya tadi lihat promo tayangan tentang sehari bersama Abu Rizal Bakri. Aduh..sampai segitunya ya kalau ingin meraih kekuasaan. Mentang-mentang gak perlu jam tayang. Ini baru dalam rangka persaingan dalam kubu partai. Gimana kalau persaingan kamapanye untuk menjadi presiden ya ???. Dimasa mendatang bukan tidak mungkin disetiap program yang tayang di ANTV akan hadir Bang Ical sebagai bintang tamu. YA IYALAHHHH...!!!

17 Sep 2009

Oleh-Oleh, Flu, Jogja, dan UGM

Sudah semakin mendekati hari mudik. Beberapa hal memang tidak berjalan sesuai rencana. Rencana mengirimkan oleh-oleh lewat paket pos tidak bisa terlaksana gara-garanya baru sempat beli oleh-olehnya 2 hari yang lalu. Semuanya dikarenakan 1-2 minggu kemarin ada odalan besar dirumah uwak Wirna. Jadinya pulang kerja waktunya buat kesana untuk menghadiri rangkaian upacara, hari minggunya ada upacara juga. kalau pas lagi gak ada upacara lebih dimanfaatkan buat nyuci atau setrika atau beres-beres rumah. Belum lagi persiapan dan pelaksanaan acara penerimaaan mahasiswa baru yang memadati jadwal akhir pekan kemarin. Pulang malam terus dan tidak sempat belanja. Tapi akhirnya semua udah diberesin 2 hari yang lalu, udah sempat packing kemarin sore, dan tinggal nunggu jadwal berangkat ke Nganjuk aja.

Selama sebulan ini aku juga merasakan tidak menjalani hidup dengan sehat. Makan tidak teratur, asupan gizi tidak seimbang, membiarkankan diriku asyik dengan segala makanan instant, minuman kaleng dan snack tidak sehat, dsb. Belum lagi pola makan yang tidak terjadwal. Jangankan bikin jus sayuran atau buah seperti sebelumnya, bahkan untuk makan 4 sehat 5 sempurna saja belum tentu. Sebenarnya semuanya itutidak masalah, toh sampai sekarang masih tetap fine-fine aja. Tapi yang jadi pertanyaan, sehat gak ya untuk kesuksesan program hamil?

Gara-gara hal tersebut pula sempat hampir drop. Bangun pagi dengan badan pegal semua, tenggorokan sakit, dan kepala pening. Pasti gejala flu berat ni. Mengingat banyak teman kantor yang juga sakit dan kemungkinan aku tertular. Beberapa waktu lalu Bli juga sempat sakit bahkan sampai gak masuk kerja. Gak mau sakit beneran akhirnya nekat minum obat bebas untuk demam dan flu yang biasanya selalu aku hindari. Mungkin juga karena selama ini aku menghindari obat bebas itu makanya hanya dengan 4 kali minum obat aja sudah bisa mengenyahkan flu yang hampir melumpuhkan aku. Mungkin juga karena bantuan suplemen vitamin C dosis tinggi yang dari dalu jadi andalanku saat flu agar tidak perlu makan obat bebas. Flu datang mungkin juga karena aku lengah dengan pola makanan sehatku, huuuhhh..

Totally sebenarnya tidak keluar uang banyak untuk oleh-oleh. Kacang manis dan kacang koro dibeli dengan voucher belanja yang merupakan potongan gaji suami tercinta. Kacang asin dibelikan oleh ibu mertua sebagai oleh-oleh untuk besannya. Kue Pie susu (meski belum ditangan) tapi itu hadiah dari Mek Ngah untuk keluargaku di Nganjuk, ada salak bali juga dari Dong-Ayang (nenek) yang ingin membawakan sesuatu untuk kami mudik hehehe.. Alhamdulillah..

Sempat chatting dengan mantan teman sekantor di Jogja dulu, ngabarin bakal ada reunian di Jogja. Berhubung kami tidak mudik ke Jogja, melainkan di Nganjuk ya sepertinya harus melewatkan moment ketemuan itu. Tapi dalam pikiran sih tetap merencanakan buat melancong ke Jogja untuk sekedar melepas kerinduan dengan teman-teman lama, sekaligus nostalgia dengan kota beribu kenangan tersebut. Ahhh..Jogja.. Semalem sempat juga telpon-telponan sama adikku yang baru pulang dari Jogja, cerita-cerita tentang perkembangan Jogja 2 tahun terakhir. Mostly tentang UGM yang udah berubah total semanjak aku meninggalkan kampus itu lebih dari 5 tahun lalu. Meskipun selama kerja di Jogja masih juga berseliweran diseputar kampus. Yang jelas UGM bukan lagi kampus kerakyatan tapi kampusnya Civitas Akademika Gadjah Mada. Harus seneng apa sedih ya???

4 Sep 2009

Desa Wisata Kertalangu

ingin jalan-jalan ke sawah sambil menikmati warna hijau menghampar tapi takut kotor ? atau ingin jalan-jalan ke sawah sambil mengenang masa lalu di desa tapi tidak punya sawah ? Jangan khawatir, datang aja ke Desa Wisata Kertalangu. Letaknya tidak begitu jauh dari kota Denpasar, tepatnya di By Pass Sanur, daerah Kesiman. Desa Wisata Kertalangu ini sebenarnya adalah suatu kawasan persawahan biasa saja tapi menjadi sedikit berbeda karena disana dibangun jogging track melingkar yang dapat dipakai sebagai areal untuk jogging atau sekedar jalan santai sambil menikmati pemandangan sawah. Ide ini berasal dari seorang pengusaha lokal yang sangat jenius.

Sebenarnya Desa Wisata Kertalangu memang sudah lama dirintis dan sudah lumayan terkenal dikalangan masyarakat Denpasar, terutama yang senang jalan-jalan. karena ini bisa menjadi alternatif liburan yang murah meriah dan tidak jauh dari kota. Apalagi bisa sambil olah raga dan menghirup udara segar bebas polusi. Terbukti tempat ini selalu ramai tiap pagi atau sore, terutama di akhir pekan atau hari libur. Untuk masuk kawasan ini pun kita juga tidak perlu membayar tiket apapun, cukup bayar parkir saja.Jogging atau olah raga disini cukup menyenangkan. Terutama buat mereka orang kota yang tidak terbiasa dengan alam persawahan, atau bagi mereka yang dulunya orang desa dan ingin bernostalgia dengan masa kecilnya waktu bermain-main disawah. Secara umum sih ya bagus buat siapa saja hehehe..

Disini kita bisa melihat aktifitas para petani yang bekerja disawah. Mulai dari menyabit rumput, mengusir burung pemakan padi (karena pas aku kesana padinya sudah berbulir-bulir tapi daunnya masih hijau dan sepertinya belum siap panen tapi udah banyak diserbu para burung). Mungkin kalau sedang masanya, kita juga bisa sambil melihat petani menanam atau memanen padi. Pasti akan jadi pemandangan yang seru dan pengetahuan buat anak-anak yang asing dengan cara bercocok tanam. Sepertinya akan lebih bagus lagi ya kalau misalnya ada workshop juga buat pengunjung ikutan menanam atau memanen padi, pokoknya segala aktifitas petani disana, jadi tidak sekedar jalan-jalan dan melihat. Misalnya dengan disediakan sepetak khusus sawah untuk pengunjung, tentunya dengan membayar berapa rupiah gitu untuk membantu biaya operasional disana..huahh..(terinspirasi sekolah alam nih..)

Di Desa wisata ini, selain terdapat jogging track di areal persawahan juga tersedia gazebo-gasebo yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai atau sekedar istirahat setelah capek berolah raga. Jika suka dengan kegiatan memancing, disana juga ada kolam ikan. Pengunjung dapat pinjam/nyewa alat pancing dan nantinya akan membayar sesuai dengan berat ikat yang dipancing. Ikannya bisa dibawa pulang atau dimasak dan dimakan disana.

Yang paling seru tentu saja wisata kulinernya disana. Meski belum banyak, tapi jajanan dan makanan yang ditawarkan penjual disekitar desa wisata ini cukup beragam. Kalau beruntung kita bisa ketemu seorang bapak yang menjual gorengannya dilintasan jogging track. Gorengannya sih biasa tapi terasa sangat nikmat dimakan saat perut lapar pagi hari sambil menikmati pemandangan alam persawahan.

Para penjual lainnya berada di areal khusus. Disana kita bisa menjumpai beraneka makanan untuk sarapat pagi dan aneka jajanan khas Bali. Bahkan ada juga penjual pepes ikan dan pepes lindung khas Bali. Nikmat sekali makanan ini, apalagi dimakan dengan nasi panas. Bagi yang ingin makan, selain ada gazebo-gazebo, juga ada kursi-kursi yang disediakan oleh penjualnya. Bahkan yang mau pijat refleksi, spa, atau kegiatan salon lainnya juga ada disini lho. Komplit deh pokoknya. jalan-jalan pagi makin seru kalau kita ke Kertalangu, apalagi rame-rame.



3 Sep 2009

Meraih Mimpi a.k.a Sing To The Dawn

Satu lagi film Animasi baru yang di tunggu, judulnya Meraih Mimpi. Film animasi meraih mimpi ini sebenarynya adalah versi Indonesianya film Sing To The Dawn yang udah di Rillis di Singapura. Yang bikin ikut penasaran sih karena hampir semua animator yang terlibat adalah orang Indonesia. Meskipun Sing To THe Dawn adalah film Animasi yang dibuat atas prakarsa pemerintah Singapura dan di serahkan ke perusahaan animasi Framework-Studio yang kebetulan selain punya maskas di Singapura juga punya markas di Indonesia. Sing The Dawn dikerjakan di Indonesia oleh sebagian besar animator framework-Studio Indonesia yang berkedudukan di Batam.

Film ini diangkat dari sebuat Novel terkenal di singapura dengan judul yang sama. Aku belum baca novelnya dan baru dengar juga tentang hal ini. Tapi percaya deh pasti sebentar lagi novelnya juga bakal di rilis di Indonesia, meskipun di Singapura novel ini udah lama sekali jadi bahan bacaan anak sekolah disana. Kalau film Meraih Mimpi sendiri nantinya akan dialih bahasakan ke Bahasa Indonesia dengan pengisi suara artis Indonesia dan OSTnya diserahkan kepaga Gita Gutawa yang nantinya juga bakal jadi salah satu pengisi suara. Hmm..gak sabar lagi nunggu karya anak bangsa. Hidup Animator Indonesia!!!


Mudik, Cucian, dan Global Warming

Sip.. sip.. Tiket pulang ke Nganjuk udah Ok, tiket bali ke Denpasar sih belum ke pegang tapi udah pesan kursi dan udah DP, kata Travelnya yang di Kediri emang cukup DP aja dulu baru nanti kalau udah mau berangkat bayar tiketnya full. Tapi sampai sekarang belum sempat belanja oleh-oleh, belum packing apalagi, cucuian masih menumpuk karena udah seminggu lebih gak nyuci. gara-garanya pas ada mood buat nyuci eh malah hujan, gak jadi deh. Sepertinya bakal ke loundry lagi nih..huhh..padahal maunya kan hemat buat bekal mudik.

Iya nih kok 2 hari ini hujan melulu ya di Denpasar. Padahal hitunganya harusnya masih kemarau lho. Tapi yang namanya musim sekarang emang gak bisa diprediksikan. Saat musim hujan gak ada hujan, eh saat kemarau malah hujan. Buat yang pada kerja kantoran sih gak terpengaruh musim, hujan nggak hujan ya kerja dan dapat gaji. Yang kasihan kan yang bidang pekerjaannya tergantung musim seperti petani atau nelayan. Misalnya musim panen padi eh malah hujan, gagal panen deh. Atau musim panen ikan harusnya, eh malah ada badai. Lagi-lagi dampak global warming kali ya, makanya badai dahsyat juga sering terjadi.

Ngomong-ngomong soal global warming, katanya pingin jadi vegetarian ? katanya gak mau lagi makan daging ? kapan dong... hahah..jadi malu sendiri..

2 Sep 2009

Rencana Mudik

Udah bulan September aja nih, makin kangen rumah. Udah membayang serunya mudik lebaran. Udah rencana dari tahun lalu kalau tahun ini maunya mudik, kalau tidak ada sesuatu yang menghalangi. Karena sampai sekarang program hamil belum ada kabarnya, jadi acuan kami buat mudik adalah kalau bulan ini aku dapat siklus lagi berarti mudik. Kemarin-kemarin memasuki Ramadhan rencana mudik masih 50-50 karena agenda siklusnya sekitar akhir Agustus sampai awal September. Aku gak tahu nih, padahal biasanya siklusku rutin lho dan bisa dipastikan 28 atau 30 hari tapi udah 2 bulan ini siklusku molor jadi 35 hari. Jadi sebelum pasti, sayang buat pesan tiket duluan. Repotnya travel sekarang pada gak mau dipesan (apalagi musim lebaran), harus langsung beli. Tapi kalau nunda beli lebih repot karena takutnya malah gak kebagian tiket untuk tanggal-tanggal strategis.

Akhirnya akhir Agustus, memasuki hari ke-30 aku putuskan buat test, dan hasilnya dengan meyakinkan menunjukkan tanda negatif, jadi udah bisa mulai survay harga tiket. Sebenarnya gak murni survay juga karena begitu nyampe di travel dan sempat tanya-tanya, kursi penumpang sebagian besar travel udah penuh. Bahkan untuk bus antar propinsi. jadi harus langsung beli nih.
Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya keputusannya adalah naik bus. Pertimbangannya yaitu :

  1. Naik pesawat udah gak mungkin. Harga tiket melambung ampun-ampunan, selain itu hanya bisa sampai di Surabaya padahal Surabaya - Nganjuk masih 3 jam.
  2. Naik kereta Api kecil kemungkinan. Belum sempat tanya sih tapi kemungkinan besar tiket Denpasar - Surabaya cenderung merepotkan. Nyampe di Gubeng masih harus hunting kereta ke Nganjuk. Repot, apalagi musim mudik suasana stasiun kereta api berubah jadi heboh seperti konser Slank. Ya meskipun dari pengalaman harga tiketnya tidak akan semahal tiket bus dengan tarip lebaran.
  3. Ada yang nyaranin naik motor. It's a BIG NO untuk saat ini. Pengalaman dulu naik motor Jogja - Nganjuk selama 4 jam aja udah bikin badan pegel dan pantat tepos. Apalagi ini jarak tempuh 15 jam (dengan catatan tanpa macet dan hanya istirahat seperlunya). Meski banyak sekali pemudik dari Bali ke Jawa naik motor, bahkan ada yang tujuannya Jawa Tengah, gila banget.
  4. Ada masukan sewa mobil. Ini masukan yang akan kami pikirkan kalau nanti nganjak teman atau keluarga lain buat mudik, jadi bisa patungan. Karena kalau rombongan jatuh harganya sangat murah. Tapi berhubung kami hanya berdua jadi sementara itu bukan pilihan yang ekonomis.
  5. Naik Travel. dari hasil survay ini bisa dipertimbangkan untuk agenda perjalanan diluar musim mudik lebaran. saat musim mudik travel udah penuh jauh-jauh hari selain itu travel yang lewat nganjuk harus muter dulu ke Malang. alamakk...
  6. Naik Bus. akhirnya pilihannya jatuh ke yang ini. Dulu pernah pulang kampung naik Bus Denpasar - Blitar turun di Jombang. Tinggal nyambung 1 jam ke Nganjuk. tapi berhubung ingin meminimalisir tingkat kerepotan akhirnya kami putuskan beli tiket Denpasar - Jogja. Jadi nanti bisa turun di Nganjuk. Ya meskipun harganya 2 kali lebih mahal karena harus banyar penuh sampai Jogja. Mau gimana lagi. Sementara ini pilihan yang paling mungkin.

Setelah lihat dan ngecek plus tanya-tanya di beberapa travel agen akhirnya tiket Denpasar - Jogja udah ditangan. Tinggal menghubungi orang rumah untuk mulai memesankan tiket balik ke Denpasarnya. Agennya sih adanya di Kediri, kalau di Nganjuk kok kayaknya belum ada ya travel yang melayani ke Denpasar. Apakah ada yang punya info?

Agenda berikutnya adalah ngurus cuti, beli oleh-oleh, kirim oleh-oleh lewat pos biar tidak kerepotan bawa, dan packing. Udah gak sabar..

27 Agt 2009

Film 3D Upin dan Ipin

Aku ketinggalan lagi. Baru minggu kemarin tahu kalau ada film animasi 3D yang bagus karya animator Malaysia. Judulnya Upin dan Ipin.Kalau dari sisi animasi 3Dnya udah bagus sih meski tentunya tidak bisa disejajarkan dengan animasi 3D tingkat film Hollywood. Tapi untuk sebuah tayangan TV di negara Asia udah termasuk bagus meski wujud karakter fisiknya masih sederhana dan polos. Keunggulannya adalah pada karakter non fisiknya. Dibangun dengan sangat natural dan khas.

Ceritanya tentang kehidupan sepasang anak kembar Upin dan Ipin yang yatim piatu. Mereka tinggal disebuah kampung kecil bersama Opa (nenek) mereka yang sangat murah hati dan menjunjung tinggi tradisi Melayu. Selain itu juga ada Kak Ros, kakak perempuan si kembar yang cantik, baik hati, meski kadang suka marah-marah pada adik-adiknya yang bandel. Si Kember sering dibela sama Opa dan hal tersebut membuat Kak Ros semakin kesal. Dia merasa Opa terlalu memanjakan adiknya. sepertinya Opa santai saja menghadapi kembar yang kadang usil banget ini. menurutnya tidak apa-apalah anak laki-laki seusia mereka sedikit bandel yang penting mereka adalah anak-anak baik dan selalu menuruti apa yang Opa bilang. Lucu banget dan bikin terharu kadang.



Kebetulan kemarin pas nonton adalah pas Episode Ramadhan dan Idul Fitri. Jadi menceritakan aktifitas mereka selama puasa. Mulai dari pengetahuan tentang puasa, kenapa perempuan boleh tidak puasa pada kondisi tertentu, tentang tarawih, petasan, belanja makanan buka puasa, baju baru buat lebaran, ketupat, zakat, sampai silaturahmi saat idul Fitri. Rupanya di Malaysia juga ada tradisi bikin ketupat lebaran dan setelah sholad Idul Fitri mereka juga bersilaturahmi ke tetangga, disuguhin makanan ketupat, dan anak-anak kecil juga dikasih uang oleh orang-orang yang lebih tua. Keistimewaan film ini sebenarnya adalah pada pelestarian nilai-nilai budaya, moralitas, dan religius (islam). Banyak sekali pengetahuan yang ada dalam setiap episodenya. Benar-benar tayangan mendidik menurutku. Setidaknya jika dibandingkan tayangan lain yang sebagian besar hanya berorientasi pada hiburan tapi minim pendidikan moral. Teruatama tayangan sinetron Indonesia, meski temanya tentang anak-anak tapi tetap tidak lepas dari kekerasan, omongan kasar, ngerjain teman, ngerjain orang tua, dan hal-hal lain yang sangat NGGAK BANGET DEH POKOKNYA.



Buat orang tua (terutama keluarga muslim) Upin dan Ipin adalah tayangan bagus buat buah hati. Buat keluarga lain yang non muslim pun ini juga bagus karena banyak meberikan pelajaran moral tentang toleransi dan menerima perpedaan. Upin dan upin mempunyai banyak teman dengan berbagai karakter. Ada Mei-mei yang keturunan Tionghua, Jarjit yang keturunan India, dll. Pokoknya seru. Sepertinya kalau udah beredar versi DVDnya mau juga aku mengkoleksinya.
buat yang penasaran bisa berkunjung ke website resminya disini. Bisa download juga lho..

Buat saudara-saura muslim selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan ya, semoga selalu diberkahi dan DAMAI. Aku pingin mudik tahun ini..

17 Agt 2009

Tidak SabaRRRR..

Setelah yang ini (meskipun belum puas nontonnya. Pingin lagi..lagi..lagiiii)


Tapi sudah tidak sabar untuk menantikan yang ini


Hermione in red dress. The day of Bill and Fleur wedding party, they (Harry, Ron, Hermione) escape from the death eaters. tidak sabar menantikan petualangan mereka yang sesungguhnya, diluar kastil hogward, dan tanpa perlindungan Profesor Dumbledore.


Meskipun ketiganya tetap menjadi fokus, tapi di film ke-7 ini akan semakin jelas peran Hermione dalam menyeleseikan masalah yang mereka hadapi. Dengan mengandalkan kecerdasan dan perhitungannya yang matang tentunya.

Tapi sepertinya tetap harus bersabar untuk sekitar 1 tahun mendatang. Oya katanya serial ke-7 ini akan dipecah menjadi 2 film.. uhuuii...

13 Agt 2009

Taman Kota di Denpasar

Salah satu permasalahan warga perkotaan di Indonesia adalah terbatasnya open space sebagai tempat untuk rekreasi atau refreshing. Dalam hal ini dapat di artikan sebagai taman kota. Biasanya memang disetiap pusat kota ada taman yang disebut alun-alun. Namun sayangnya tidak semua alun-alun yang ada, selalu terbuka untuk umum dan dapat dijadikan tempat rekreasi. Sebagian mungkin hanya dimanfaatkan pada saat ada upacara Bendera atau hanya sekedar taman hiasan kota yang tidak menyediakan fasilitas untuk bersantai atau sekedar menikmati keindahannya. Di Nganjuk, kota kelahiranku juga hanya ada satu alun-alun yang menjadi taman kota. Beruntung disana ada fasilitas berupa bangku-bangku, hamparan rumput yang bisa digunakan untuk duduk santai. Tidak sedikit warga yang datang kesana untuk sekedar menikmati suasana malam di alun-alun Nganjuk bersama keluarga. Bahkan ada satu lagu campursari berjudul alun-alun Nganjuk, menandakan bahwa tempat tersebut cukup populer dikalangan masyarakat sana. Kalau di Denpasar ada juga beberapa taman kota yang dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi keluarga, terutama saat ingin santai diluar namun terlalu malas untuk bepergian jauh. Terutama bagi keluarga yang mempunyai anak-anak kecil. Ada 2 tempat yang terkenal dan banyak dikunjungi warga yang ingin bersantai ataupun untuk olah raga, bahkan untuk berduaan sama pacar. Yang pertama adalah lapangan Renon. Berikutnya ada lapangan puputan yang cukup dikenal hanya dengan sebutan Puputan saja.

Lapangan Niti Mandala Renon


Foto Munomen ini bukan hasil jepretan saya, sengaja ambil dari google karena tiap kali kesana pas gak bawa kamera. Lagian kalau bawa kamera juga bingung mau ditaruh mana soalnya kan sambil jogging, masak nenteng-nenteng kamera. Kalau pakai kamera HP resolusinya kecil, gak bagus. Foto ambil di google tapi lupa gak nyatet link-nya, semoga yang punya foto gak marah hehe.. Bangunannya ciamik, Bali banget tapi sepertinya kok ada unsur-unsur Thai-nya gitu ya kalau menurutku. Dari menara paling atas kita bisa melihat Denpasar dari ketinggian. Konsepnya sama seperti monumen Jogja kembali ya, Lantai paling atas disediakan sebagai aula perenungan atau semacamnya.

Lapangan Niti Mandala Renon terletak di lingkungan kompleks pemerintahan tingkat I Bali yang ada di daerah bernama Renon, makanya lapangannya disebut lapangan Renon. Sebenarnya focus of interest tempat ini adalah sebuah museum yang berisi deorama-deorama perjuangan masyarakat Bali melawan penjajah, yaitu Monumen Puputan Renon. Kalau boleh dibilang ya sama lah seperti halnya Monumen Jogja Kembali di Yogyakarta. Semantara lahan luas yang mengelilingi museum sengaja ditata dan difungsikan sebagai taman kota dan lapangan yang dapat dimanfaatkan warga untuk bersantai atau olah raga. Lucunya jumlah pengunjung yang datang untuk melihat-lihat museum jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan mereka yang datang untuk bersantai atau olah raga di lapangan Renon. Setiap pagi dan sore banyak warga yang melakukan berbagai aktifitas olah raga disana. Mulai dari jalan atau jogging di track yang mengelilingi lapangan, sepak bola, aerobic, basket, yoga, dsb. Banyak keluarga mengajak anak-anaknya untuk bermain di lapangan ini karena cukup asri dan bersih. Event-event tertentu juga sering mengambil lokasi dilapangan ini, baik yang diadakan oleh pemerintah maupun kegiatan diluar pemerintahan. Sementara pada malam hari, lapangan Renon banyak diminati muda-mudi untuk pacaran atau kumpul-kumpul dengan teman mereka. Lapangan Renon cukup ramah terhadap keberadaan pedagang kaki lima. Yang terbanyak adalah pedagang minuman kemasan dan pedagang jagung bakar. Meski begitu, tempat ini tetap nyaman bagi pengunjung karena jumlah pedagang masih dalam kriteria wajar.

Lapangan Puputan


Meskipun lapangan, tapi menurutku tempat ini lebih cocok disebut taman kota atau alun-alun. Letaknya di jantung kota Denpasar, yaitu di sekitar komplek pemerintahan tingkat II kodya Denpasar. Lapangan Puputan menjadi spot paling asri dan paling rimbun dikota ini. Sayangnya tidak terlalu besar. Pada hari-hari tertentu, terutama saat Hari Raya Hindu lapangan ini padat umat yang hendak bersembahyang di Pura Jagatnatha karena letak Pura yang persis di seberang Lapangan. Lucu lagi karena mayoritas umat yang datang kesini adalah para ABG. Boleh dibilang Pura ini sebagai Pura favoritnya para ABG. Berbagai even juga sering diadakan di lapangan puputan terutama acara-acara kesenian dan kebudayaan yang biasanya gratis bagi setiap pengunjung.
Berbeda dengan Renon, lapangan puputan banyak dikunjungi oleh mereka yang memang ingin bersantai bersama keluarga dari pada mereka yang ingin olah raga (meskipun tetap ada yang olah raga di lapangan ini lho). Terutama pada sore hari atau minggu pagi, lapangan puputan padat oleh keluarga dan anak-anak mereka yang masih kecil berlarian dihamparan rumput yang hijau. Disana juga banyak dijumpai pedagang kaki lima yang kebanyakan adalah penjual balon atau mainan anak-anak. Ada juga penjual makanan kecil atau minuman kemasan meski jumlahnya tidak sebanyak yang ada di Renon.


kayaknya di Bali sedang ngetrent balon warna-warni gini. pedagang balon berseliweran diseluh kota dan banyak pula balon dengan bentuk-bentuk lucunya. kalu punya anak kecil kayaknya harus selalu menyiapkan anggaran buat beli balon kalau ke taman ini. Warnanya yang cerah udah pasti menyihir malaikat-malaikat itu untuk memilikinya.


Penjual sate ikan seperti ini banyak sekali di Bali. Disetiap sudut keramaian pasti ada penjual sate ikan. Bukan sate ikan lilit tapi sate ikan yang bentuknya memang sate. Biasanya dihidangkan satu paket dengan ketupat (bahasa Bali-nya tipat) dan bumbu sate. Kalau mau nikmat makan satenya coba aja Beli aja yang dipedgang-pedagang pinggir pantai sambir menikmati angin laut. tapi yang ini dinikmati ditaman kota ya gak papa deh, kanggoin aja.

Di sisi timur lapangan, dekat dengan Pura Jagatnatha disediakan tempat khusus berupa bangku-bangku dan meja yang bisa dimanfaatkan untuk duduk santai. Meski pada awalnya dulu mungkin sengaja disiapkan bagi mereka yang penggemar permainan catur. Karena di tempat tersebut tersedia papan catur raksasa lengkap dengan pion-pionnya yang bisa dimainkan oleh pengunjung. Kombinasi permainan catur dan angkat beban deh kayaknya. Banyak diantara pengunjung yang membawa sendiri papan caturnya untuk dimainkan disini. Boleh dikatakan ini adalah tempat ngumpulnya para pe-hobby catur.
Untuk menikmati saat-saat santai dan rekreasi bisa juga memanfaatkan fasilitas umum yang ada didekat rumah. Hmm.. mana lagi ya taman kota di Denpasar ini yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai ???



Foto diambil pas sore hari di hari libur. walah-walah penuh lapangannya dengan keluarga-keluarga yang bersantai. Mayoritas adalah yang punya anak-anak kecil. Karena disini para orang tua bisa melepas anaknya dan membiarkannya berlari-larian bebas.


Spot paling sejuk di pusat kota Denpasar ya disini ini.