23 Feb 2009

Lanjutan Test Sperma

Jum’at 20 Februari 2009, akhirnya test sperma dilakukan setelah yang pertama gagal. Berbekal informasi tentang apa yang nggak dan harus dilakukan jika pengambilan sample dilakukan dirumah, kami memutuskan untuk melakukannya di rumah saja. Rupanya beban psikologis sangat berpengaruh dalam proses ini, mungkin karena pengalaman pertama aja (meski harapannya sekali test saja sudah cukup bagus hasilnya). Jika pengambilan sample dilakukan di rumah, syarat utamanya yang harus dipenuhi adalah rumah tidak jauh dari laboratorium pemeriksaan, ya setidaknya dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit, udah termasuk macet, salah ambil jalan, lampu merah, dan gangguan lainnya. Soalnya kalau lebih dari 30 menit katanya samplenya nanti keburu mati. Sample harus ditempatkan dalam wadah kaca bening, tidak boleh bahan plastik atau yang lainnya. Bisa juga menggunakan gelas tapi jangan yang ada motifnya. Trus dimasukkan dalam wadah yang gelap warnanya. Boleh sih pakai tas kresek plastik warna hitam 2 lapis, kemarin kami pakai yang itu. Udah itu aja yang harus dilakukan, langsung deh bawa samplenya ke lab dengan segera untuk diperiksa lebih lanjut. Syukurlah perjalan dari rumah ke lab tidak banyak kendala. Meski awalnya pesimis dapat memenuhi waktu yang ditargetkan karena kondisi jalanan yang sering kali macet dan banyak lampu merah, tapi akhirnya kami dapat sampai ke lab dalam waktu kurang dari 15 menit. Hasil test dapat diambil 4 jam kemudian. Kami belum ambil sih, kita tunggu aja hasilnya gimana..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar