19 Mar 2009

Kerja di Hari Raya

Bekerja dihari raya ?? yaelahh siapa yang mau..tapi inilah yang aku lakukan. Aku bukan pekerja media atau SPG di Mall yang memang harus kerja tanpa pedulikan hari libur sih, tapi tetap aja kebijakan perusahaanku menetapkan kalau Galungan tuh liburnya cuma sehari aja, tidak 3 hari seperti yang dianut oleh instansi lainnya. Ya boleh sih cuti, tapi kan sayang ya Bo’ mengingat di Bali ini banyak sekali upacara jadi mending jatah cutiku buat entar kalau ada upacara aja, atau kalau bisa sih buat mudik ke kampung halaman yang selalu kurindukan hehehe.. Sama seperti Galungan yang lalu, dikantor sepi. Yang pada pulang kampung ambil cuti masih menikmati kemeriahan bersama keluarganya masing-masing. Kebetulan keluarga suami emang asli Denpasar sini jadi kita gak pernah pulang kampung saat hari Raya Hindu, ini juga salah satu alasanku kenapa gak ambil cuti.


Namanya juga masih suasana Galungan, kalau hari ini disebut Manis Galungan, jadi jalanan pun masih sepi. Tidak mengalami macet seperti biasanya. Rumahku yang dipusat keramaian selalu rawan macet ini lancar..car..car.. Bahkan jalan Gadjah Mada yang ada pasar Badungnya Nampak sepi. Apalagi melewati daerah Renon yang merupakan kompleks kantor pemerintahan, tidak ada tanda-tanda kehidupan. Suasana ini mengingatkan aku akan Yogyakarta dihari minggu pada pukul 6 pagi hehehe.. I Miss Jogja so much.. kapan ya bisa kesana lagi..kangennnn..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar