28 Jun 2009

Diving Lesson & Parasiling Experience

Yang namanya rejeki memang datangnya tak terduga. Udah lama banget aku pingin jalan-jalan ke Nusa Dua. Sekedar melihat-lihat aja sih seperti apa Nusa Dua yang terkenal itu. Meski tinggal di Denpasar, udah menjelajah Buleleng dan Singaraja bahkan ketempat yang paling terpencilnya, menjelajah Bangli tapi yang namanya Nusa Dua aja belum tahu. Menyedihkan gak sih.. Dulu dipikirnya enak bisa tinggal di Bali, tiap hari liburan. Ternyata itu sekedar keinginan aja, udah tinggal di Bali tapi rutinitas dan pekerjaan tidak memberikan kesempatan yang cukup untuk menikmati Bali..masalah dana juga sih (uhh...).

Tanpa diduga minggu kemarin ada ajakan buat Diving dan Parasiling. Dua kegiatan mahal yang aku gak pernah bayangin ternyata ditawarkan gratis. Siapa yang menolak kalau gini. Ini semua berkat kebaikan Bapak Made dari NusaDua Dive. Meski aku punya masalah dengan air alias gak bisa berenang tapi nekat aja ikutan. Pergi berempat bersama Sonny dan pacarnya, Novi. Seru juga ternyata double date itu, meski aku sama bli udah menikah hehehe..

Nusa Dua ternyata cukup jauh juga dari Denpasar, ada sekitar 1 jam perjalanan. Tujuan pertama adalah NusaDive office. Disana kami telah janjian dengan keluarga Bapak Made. Sampai di sana kami memilih perlengkapan diving sesuai ukuran. Mulai dari baju divingnya, sepatu, pin (kalau gak salah penulisannya gini ya, untuk istilah sepatu katak) juga tabung oksigen untuk menyelam. Karena kami masih awam soal diving, meski sebenarnya Bli dan Sonny sudah pernah diving tapi belum sempat mengikuti latihan atau sesi trainning pra diving.


Sesi pertama materi diving diberikan oleh pak Made. Sangat jelas, seandainya guru-guru sekolah menjelaskan seperti cara Beliau aku yakin gak akan ada siswa yang malas sekolah.

Kami menuju kolam yang memang disediakan untuk latihan menyelam ini. Dimulai dengan pengetahuan tentang instruksi bawah air. misalnya tanda OK, tanda ada masalah, tanda up, tanda down, tanja tidak/jangan. seingatku yang dihafal cuma 6 aja is. Istilah-istilah tersebut dilakukan dengan jari. Setelah itu kita diajari teori bernafas dalam air, menggunakan alat bantu pernafasan/oksigen, membersihkan kaca masker, meleas dan memasang alat pernafasan, dsb. Pokoknya hal-hal yang dasar banget. sejauh ini sih semua lancar, baru kemudian kita latihan di kolam.


Sesi latihan di kolam. sebenarnya sesi ini bisa aku lalui secara baik dalam hal teknis. tapi untuk mental ternyata traumaku pada kedalaman air mengalahkan hasrat divingku di laut. tapi aku gak nyesel kok. hilang di kolam renang sih masih bisa dicari dan cepat ditolong, lha kalau hilang ke laut mah gimana nyarinya. Divingnya kan di samudra Hindia.

Sampai tahap ini sebenarnya aku mulai bimbang. gak tahu kenapa aku selalu trauma pada yang namanya air berlimpah. Meski suka dan sering main ke pantai tapi baru sekali terjun dan mandi di laut. Pernah main kano juga tapi waktu itu laut sedang tenang, saat laut bergelombang aku menyerah. Pernah sekali belajar renang dan sekali itu pula tenggelam di kolam yang dalamnya tidak lebih dari 1 meter. Memalukan banget gak sih. Tidak heran menghadapi sesi latihan ini perasaanku tidak menentu. Meski bisa mengikuti instruksi dengan baik dan berhasil menyelam di kolam sedalam 3 meter berulang kali, akhirnya aku menyerah juga. Rasanya beban yang berat harus beradaptasi dengan lingkungan bawah air. Ada perasaan tertekan, takut tersesat, takut tenggelam, aku merasa seperti orang buta yang tidak tahu arah saat menyelam dikedalam air. Hilang orientasi dan konsentrasi, pandangan hanya terfokus untuk radius 1 meter di depan mata, untuk samping kanan kiri aku gak punya orientasi sama sekali. Ini kan bahaya menurutku. baru di kolam aja udah kayak gini. Jadi membayangkan kalau beneran diving dilaut, bisa-bisa..hiii ngeri.. Akhirnya dengan segala kemaluan bilang deh mau give up aja.. Bawah air bukan duniaku.. Maaf.. Hahaha..kalian boleh bilang rugi ya gak mau ikutan diving gratis ini, tapi beneran aku gak menyesal lho. Aku masih sayang pada nyawaku..Jadi selagi suami, tema-teman, dan instruktur pada diving beneran di laut aku duduk saja ngobrol dipinggir pantai dengan istrinya pak Made.


Ini berbagai kegiatan air yang biasa dilakukan di tanjung Benoa. banana Boat, jet ski, kapal Quick Silver juga berlabuh di tanjung Benoa.



Kalau gak berana parasiling malu deh sama dua anak ini. yang Cewek aku rasa masih sekitar 4-5 tahun tapi udah nangis-nangis ke mamanya pingin nyoba parasiling. Gila juga nih cewek, kecil-kecil udah bernyali jagoan. kalau aku jadi mamanya akan aku ijinkan nggak ya??. kalau yang cowok umurnya 12 tahun. Dia tidak hanya main parasiling lho tapi kerja jadi tandem.jadi kalau gak berani sendirian bisa ditandem sama dia, tentunya udah pengalaman. tapi dalam situasi darurat sih aku belum tahu apakah anak 12 tahun bisa membantu kita di ketinggian puluhan meter? BTW emangnya tandem untuk parasiling harus anak kecil ya? apakah masalah BB juga?

Selesai mereka diving, kita diajakin buat nyoba parasiling. Nah kalau yang ini gak takut..malah ketagihan. Ada yang ngajakin lagi gak ya?? Terbang puluhan meter diatas air sambil menikmati suasana pantai di bawah yang rama dengan berbagai aktivitas. Banana boat, jet ski, kapal quick silver yang melintas (**ayo ajak saya**), dan banyak lagi lainnya. Seru pokoknya. Tidak seserem yang aku bayangin. Masih lebih menantang wahananya waterbom yang smackdown itu deh, satu2nya yang belum berani aku cobain. Tapi ya kalau di waterbom tu kan udah terjamin ya savety-nya, kalau parasiling ini ?? hiii..ngeri ngebayang kalau tiba-tiba ada badai, atau tiba-tiba talinya putus, atau tiba-tiba... aaa..takut, syukurlah Tuhan masih melindungiku hingga saat ini. Alhamdulillah..


Pingin lagi yang seperti ini. rasanya seperti terbang, dan memang terpang beneran. Flying without wings..tapi pake parasut hehehe...

Note : harusnya aku gak masukin postingan ini dikategori fotografi karena yang ngambil fotonya bukan aku. trus foto2 under waternya belum sempat di upload karena belum dapet copy-nya. Lagian ngapain juga di upload kan gak ada fotoku hehehe..

17 Jun 2009

Pembukaan PKB ke-31

Akhirnya PKB atau pesta kesenian Bali kembali digelar. Setelah tahun lalu hampir melewatkan kemeriahan PKB, tahun ini aku gak mau kecolongan lagi. Udah diniatkan untuk nonton acara pembukaan yang berlangsung pada sabtu 13 juni 2009. Untungnya hari sabtu jadi bisa pulang kantor lebih awal dan akhirnya dapat nonton acara pawai yang merupakan ritual pembukaan PKB. siap hunting berbekal kamera digital canon A55 (huksss..hiksss). I hope someday i have my own SLR. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, start untuk pawai pembukaan ini tidak dilakukan di lapangan Renon, melainkan di lapangan Puputan. Jelas aja aku senang banget karena kebetulan dekat rumah. Pawai ini ya semacam karnaval 17-an gitu deh hanya saja lebih meriah, lebih mewah, dan lebih Bali. Jelas saja karena yang ditampilkan melulu budaya Bali, selain tentunya juga ada peserta tamu dari propinsi lain bahkan dari Negara lain.

Yang ini dari jepang. Mereka menampilkan samurai dan ninja dengan berbagai gaya, termasuk anak-anak imut berbaju kimono dan sangat sadar kamera sehingga sangat memuaskan hasrat para fotografer. Mereka satunya kelompok peserta pawai yang sersenyum, tertawa sumringah dan melambai kepada penonton dan para hunter.

Pingin punya kemera seperti yang dipakai mas-nya yang itu, biar bisa puas huntingnya dan eksplorasi. Yang pojok kanan atas adalah penampil dari Jawa Timur. Gadis-gadis dengan kuda lumping, sayangnya gak dapat motret reognya.

Tema pawai kali ini adalah siklus kehidupan manusia. Maklum saja di Bali ini, setiap tahapan kehidupan manusia pasti mengandung makna dan punya simbolisasi khusus. Berbagai uparaca adat juga diadakan untuk memperingati setiap tahap yang dilalui oleh manusia. Mulai dari kelahiran, 3 bulan, 7 bulan, masa kanak-kanak, remaja, dewasa, masa tua, hingga ketika meninggal dunia. Pawai dikuti oleh semua kabupaten yang ada di Bali dan mereka menampilkan adat istiadat dan ciri khas daerah masing-masing berkaitan dengan upacara-upacara tersebut. Meski pada hakekatnya sama namun ada ciri-ciri tertentu yang berbeda-beda antara daerah satu dengan lainnya. Contohnya nih untuk masa dewasa yang biasanya diwakili dengan pernikahan. Tiap-tiap daerah memiliki adat pernikahan yang berbeda. Entah itu dari sarana uparaca, pakaian, dan lainnya.

Pakaian adat membuat cantik atau hanya yang cantik-cantik saja yang dipih buat ikut pawai ya. Habis gak ada yang jelek.

Bagi aku pawai kali ini tentu memberikan pengetahuan tersendiri. Maklum saja masih banyak hal yang belum aku ketahui tentang adat istiadat disini yang boleh dibilang kompleks dan rumit. Selain itu juga bisa tahu tentang Plebon Agung, Calonarang, barong, leak, celuluk, (kok mistik semua ya..) dsb.


Nah kalau yang ini penggambaran Pelebon Agung. Biasanya digunakan untuk pembakaran jenasah, bagi tokoh masyarakat yang dihormati dan berjasa besar bagi lingkungannya, misalnya Ida Pedanda atau Raja yang mempunyai pengaruh. Seperti halnya Pelebon Agung Raja Puri Ubud beberapa waktu lalu yang eventnya jadi pembicaraan dan buruan dunia internasional. ***kalau ada yang salah tolong direvisi dan kasih masukan ya..***



Malamnya nonton juga acara pembukaan di Arda Chandra, Art Center Bali. Acara pembukaan sesuai dengan tradisinya dimeriahkan dengan sendratari. Pembukaan dilakukan oleh SBY yang juga menyampaikan sambutan yang tidak ada hubungannya dengan kampanye. Ya iyalah..disini dia hadir kan memang sebagai presiden, bukan kandidat presiden. Tapi antusiasme masyarakat yang hadir di Art Center terhadap SBY sangat bagus. Gak tahu meriahnya karena SBY atau karena presiden hehehe..

Acara pembukaan sebelumnya diawali dengan Tari Janger, yang menjadi simbul penyambutan tamu. Dan berikutnya sendratari berjudul Bhisma Swarga yang inti ceritanya adalah tentang pengabdian seorang anak terhadap orang tuanya, meski kedua orang tua sudah meninggal dunia. Banyak nilai-nilai philosopis dan religius ada di dalamnya, namun berhubung bahasa yang digunakan oleh narrator tidak begitu aku pahami ya reka-reka aja artinya hehhe..


8 Jun 2009

Opini #1

Ahaaa..jangan lupa besok 7 Juni 2009 jam 13.00 nonton pak SBY di Dahsyat RCTI ya.. what a smart politician. I think he is the first Indonesian president candidate who choose music live show to campaign. kalau kampanye lewat talkshow sih biasa..semua calon udah melakukannya. Ayo..mana ada coba calon lain yang pakai jiggle produk-mie-instant-favorit-orang-Indonesia untuk iklan calon presiden. Benar-benar cerdas..(6 Juni 2009)

Setelah Facebook diharamkan sekarang tayangan the master RCTI yang jadi bahasan untuk kemudian diharamkan. Wah..wahh.. Kalau mau berfikir cerdas dikit harusnya bisa ngebedain dong antara trik dan ilmu hitam alias jin dan teman-temannya. Untuk sesuatu yang mencakup kemaslahatan umat jangan sampai ada keputusan tanpa penelitian dan tinjauan mendalam. Entar malu sendiri lho. jangan sampai lembaga yang dihormati oleh umat menjadi kehilangan taring dan balik dicemooh hanya karena keputusan gegabah dan tanpa pemikiran yang cerdas. Masyarakat Indonesia udah melek pengetahuan, sekarang udah jaman komputer, jadi ikutin dong perkembangannya. Ibaratnya umat udah berlari melintasi benua dan cakrawala eh 'lembaga-yang-dihormati' masih berdiam di balik tempurung. Beritanya dapat dibaca di : http://entertainment.kompas.com/read/xml/2009/06/06/e094155/Acara.The.Master.Haram (6 Juni 2009)

Kasus Manohara udah mulai kegeser oleh kasusnya Bu Prita. Saking gemparnya bahkan ibuku pun sampai sms, katanya hati2 kalau nge-blog, entar bisa masuk penjara. Ah..ibuku tau aja kalau anaknya ini suka ngeblog padahal ibuku yang namanya buka internet saja tidak pernah. Kalau sekedar tahu internet sih ya pastinya tahu lah. Dan infotainment masih saja meributkan percintaan Yuni Shara dan Raffi Amat. Kalau aku mengamati sih banyak acara TV bahkan berita udah mulai kebingungan nyari materi ya. Tadi di berita paginya Trans 7 ada reporter yang wawancara dengan keluarga bu Prita. Pake nanya-nanya kesehariannya waktu bu Prita di penjara tuh anak-anaknya gimana. Wadoww..ini acara berita apa realiti show sih..kok kayaknya gak bisa membedakan banget sih. Kalau acara berita ya berita, kalaupun feature gak akan sampai segitunya deh masuk ke zona domestik rumah tangga orang, ya meskipun orang tersebut sedang banyak menjadi pembicaraan.
(4 Juni 2009)

7 Jun 2009

Otonan Devi

Istilah otonan pastinya tidak asing lagi bagi orang Bali. Otonan adalah ulang tahun kelahiran menurut tradisi orang Bali, berdasarkan 1 tahun wuku berjumlah 210 hari. Kalau ulang tahun bisa 1 tahun sekali, tapi kalau otonan bisa setahun 2 kali. Di Jawa ada istilah yang disebut dengan weton, kalau aku rasa maknanya mirip dengan otonan karena berasa dari akar bahasa yang sama. Namun bedanya, kalau di Jawa, weton hanya mencakup hari dan pasaran saja. Kalau hari itu ada 7 dalam satu minggu seperti yang kita kenal, senin, selasa, monday, sunday, dsb. Sementara kalau hari pasaran itu ada 5 dalam satu siklusnya yaitu pahing, pon, wage, kliwon, legi. berbeda dengan weton yang hanya memperhitungkan hari dan pasaran, kalau oton/otonan mencakup hari, pasaran, dan wuku. kalau hari sama pasaran sama antara jawa dan Bali, hanya beda istilah saja misalnya kalau legi di Bali disebut dengan umanis. Kalau nama-nama wuku misalnya : Dungulan, langkir, wayang, shinta, dsb. 1 wuku itu 7 hari dan dalam satu siklusnya ada sekitar 210 hari (6-7 bulan sekali).

Peringatan otonan berbeda antara daerah yang satu dengan lainnya. Misalnya ada yang melaksanakan otonan hanya 1-2 kali saja ketika anak masih kecil. Namun di daerah lain otonan dilakukan rutin tiap 6 bulan sekali dari dia lahir samapai meninggal. Otonan bukan menjadi keharusan untuk diperingati, optional saja seperti halnya ulang tahun. Namun ada otonan wajib bagi anak kecil, disebut otonan besar. Daerah tertentu melaksanakan otonan besar ketika anak usia 1 oton (otonan pertama), tapi ada juga daerah yang melaksanakan otonan besar pada usia anak 3 oton.

Kebetulan kemarin keluarga melaksanakan otonan besar untuk Devi (anak dari sepupu). Berhubung ayahnya Devi asalnya Karangasem jadi otonan besarnya dilakukan ketika peringatan 3 oton. Disebut otonan besar karena ada keharusan untuk memperingatinya, sementara otonan diluar otonan besar bisa dilaksanakan bisa juga tidak. Tergantung daerah dan kemampuan keluarga. Begitu pun dengan hal upakara, tingkatannya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi keluarga.

Berbeda dengan ulang tahun, tidak ada tradisi untuk memberikan kado atau hadiah kepada orang yang otonan. Tapi berhubung Devi ini masih kecil dan ini 3 otonnya, jadi dia juga dapat banyak kado dari saudara-saudara.

Di Bali, secara adat tidak ada istilah ulang tahun. Namun berhubung jaman sudah berkembang, sekarang banyak juga yang terpengaruh untuk merayakan ulang tahun. Kalau menurut orang-orang tua (salah satunya mertuaku) ulang tahun itu hanya hura-hura saja sifatnya, berbeda dengan otonan yang mengandung nilai-nilai tradisi, sakral, dan religius. Ini dikarenakan dalam otonan ada upacara dengan upakara-upakara tertentu yang mengandung simbul dengan makna yang sangat dalam. Kalau mau lebih lengkapnya baca artikel ini saja ya. Klik : DISINI

Kalau aku sendiri sih maunya tetap merayakan ulang tahun, biar meriah dan dapat kado dari suami hehehe.. Lagi pula otonanku bertepatan dengan Galungan jadi udah pasti otonannya meriah..

4 Jun 2009

Gak Penting

Ganti template lagi. Bukannya bosen sama Valentino Rossi karena prestasinya yang buruk di beberapa balapan terakhir, tapi karena aku nemuin template yang pas dengan blogku. Setidaknya gambar headernya cukup mewakili. Yup..bunga jepun atau kamboja, sangat inten hahaha.. tapi masih ada yang belum sreg nih. Yaitu background untuk judul sidebarnya terlalu besar. Coba kalau lebih kecil atau disempitin gitu pastinya lebih proposional. Kalau untuk background judul posting sih pas tapi kalau untuk judul side bar harusnya ukuran dibedain ya. Trus untuk linknya ada garis bawahnya, tidak begitu bagus menurutku. Yah..namanya juga gratisan jadi designya mengikuti selera pembuatnya, kalau mau yang pas bikin template sendiri aja, yang-mana-aku-sangat-tidak-bisa, ya terima deh. sambil nunggu yang benar-benar pas buat aku.

Kembali lagi ke Rossi, kenapa ya prestasinya awal musim ini tidak begitu bagus. Malah Lorenzo yang unggul. Tapi ya, yang namanya cinta ya tetap aja gak bisa berpaling dari cowok satu ini. Pertama naksir Rossi kan memang karena kepribadiannya, bukan karena prestasi balapnya.

Ganti topik, sekarang lagi seneng banget sama aroma terapi yang dipanggang di tungku mungil itu lho. Awalnya dulu pernah pakai yang aroma terapi bakar yang seperti dupa itu, tapi gak nyaman karena bikin sesak. Trus nyoba yang aroma terapi lilin tapi baunya kurang terasa. Kalau jenis Aroma terapi yang ini baru sesuai. Tidak berasap tapi baunya menyebar diseluruh ruangan. serasa di spa. Aroma apa aja suka, harumnya menenangkan. Awalnya sih sengaja beli itu biar bisa menghadirkan suasana romantis sih. Tapi ternyata efek menenangkan dari aroma terapi sangat membuat rileks dan ngantuk. Jadinya ya udah keburu tertidur duluan sebelum sempat beromantis-romantisan.

Masalahnya kan kalau aroma terapi yang dipanggang ditunggu kecil itu kan harus pakai bahan bakar
lilin itu ya, yang di cup-cup kecil itu. Ternyata lilin begituan tidak tahan lama. Kalau udah dibakar beberapa waktu kan lilinnya cair tuh jadinya benangnya roboh dan tenggelam di lilin cair, apinya mati deh. Nah suamiku yang gak-tahu-entah-ngirit-atau-pelit-tapi-kreatif punya ide. Cairan lilinnya diganti sama minyak kelapa. Dan berkat ide jitunya yang katanya terinspirasi dari kegiatan pramuka jaman sekolah itu api untuk aroma terapi dapat bertahan lumayan lama lho jika dibandingkan dengan pakai lilin. Tapi ya harus hati-hati jangan sampai minyaknya tumpah. Hmm..gak rugi deh punya suami mantan anggota pramuka penggalang.

Sekarang lagi seneng baca-baca ulang Harry Potter
Pingin beli lagi untuk melengkapi koleksi
Lagi seneng beli-beli tabloit, majalah wanita buat dibaca
Lagi males bangun pagi
Lagi seneng sama game house Ricoche the lost world
Lagi seneng makan Roti
Lagi malas facebook
Lagi gak selera makan nasi
Sering lupa minum obat dan vitamin
Pingin rajin sembahyang
Lagi memulai bisnis pulsa
Lagi pingin pulang kampung
kangen sama Indomie
Pingin nyoba bikin empek-empek lagi
Udah..itu aja..
Cukup..itu aja..
Hmm..itu aja..