12 Jul 2009

Trial & Error Perkedel Kentang

Makanan yang satu ini boleh dibilang sangat remeh. Hanya sebentuk perkedel berbahan kentang. Semenjak kecil sampai sekarang, ini adalah salah satu lauk favoritku. Dulu waktu masih dirumah. bisa gampang minta ibu agar dimasakin. Waktu udah kost pun gampang mendapatkannya, tinggal beli di warung nasi, gak sulit mencarinya. Sekarang setelah berkeluarga ternyata situasinya beda. Gak bisa minta dimasakin ibu, beli pun sebenarnya bisa sih, tapi kalau beli terus kapan dong belajar masaknya.

Ternyata bikin perkedel kentang tidak sesimpel hasil akhirnya. Beberapa kali praktek selalu berakhir dengan hancur berantakan dipenggorengan. Akhirnya setelah melalui trial and eror (dan lebih sering erornya) akhirnya nemu cara menggoreng perkedel kentang agar gak hancur berantakan, yang bisa berefek pada hancurnya hati sang juru masak. Huuu..lebayyy..
Penasaran nggak?? penasaran kan.. iya pastinya. Seperti perkedel pada umumnya, bumbu dan bahan-bahannya sangat simple. Sangat sesuai dimasak oleh mereka yang menghendaki kepraktisan, dan yang penting irit tapi enak. Aku punya 2 versi perkedel kentang. Siap-siap dicopy dan dipraktekkan ya buat suami/istri, anak-anak, serta keluarga Anda tercinta.

Versi I : Perkedel Kentang Low-End

Bahan :

3 Butir kentang yang agak besar


Bumbu yang dihaluskan:

  • 5 siung Bawang putih
  • Merica dan pala secukupnya
  • Garam sesuka anda
  • Gula pasir boleh ditambahkan kalau suka
Tambahan :
  • 5 siung besar bawang merah diiris tipis trus digoreng
  • Daun bawang diiris tipis
  • 2 butir telur
  • Minyak untuk menggoreng
Cara memasak :
  1. Kentang dikupas, cuci trus potong agak besar lalu direbus atau digoreng setengah matang (---Kalau aku suka digoreng aja, aromanya lebih gurih--). Setelah ditiriskan lalu ditumbuk atau diulek sampai lembut merata.
  2. Haluskan bumbu-bumbu
  3. Campurkan kentang dengan bumbu yang dihaluskan
  4. Tambahkan daun bawang iris, bawang merah goreng, dan 1 butuh telur. Telur lainnya pecahkan dan kocok dimangkok terpisah.
  5. Setelah diaduk sampai merata, adonan dibentuk bulat atau oval sesuai selera dan ukuran sesuai keinginan.
  6. Celupkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam terus kocok baru kemudian digoreng dengan minyak yang banyak dan api kecil.
Nah siap deh untuk dihidangkan. Ternyata kuncinya hanya mencelupkan adonan kentang yang udah dibentuk kedalam telur kocok sebelum digoreng. Karena telur membentuk lapisan yang membuat perkedel tidak gampang koyak saat dibolah balik. Cara yang sama juga bisa diterapkan saat menggoreng ikan agar hasilnya bagus dan tidak lengket satu sama lain atau lengket diwajan. Dan yang penting adalah jangan menggunakan sodet/sotil yang berujung dan bersisi tajam. Gunakan Sodet/sotil kayu, kalau gak ada pakai sendok aj yang sisinya melungkar jadi perkedel tidak koyak.

Versi II : Perkedel Kentang High-End


Bahan :
3 Butir kentang yang agak besar


Bumbu yang dihaluskan:

  • 5 siung Bawang putih
  • Merica dan pala secukupnya
  • Garam sesuka Anda
  • Gula pasir boleh ditambahkan kalau suka
Tambahan :
  • 5 siung besar bawang merah diiris tipis trus digoreng
  • Daun bawang diiris tipis
  • Bawang bombai dicincang halus
  • Keju diparut atau dipotong dadu kecil
  • Kornet sapi
  • 2 SDM tepung terigu
  • 100 ml Susu cair
  • 2 butir telur
  • Minyak untuk menggoreng
Cara memasak :
  1. Kentang dikupas, cuci trus potong agak besar lalu direbus atau digoreng setengah matang. Setelah ditiriskan lalu ditumbuk atau diulek sampai lembut merata.
  2. Haluskan bumbu-bumbu
  3. Campurkan kentang dengan bumbu yang dihaluskan, sisihkan
  4. Tumis bawang bombai sampai harum
  5. Tuangkan kornet, aduk sampai berubah warna
  6. Tuangkan susu cair dan tepung terigu aduk sampai merata
  7. Masukkan adonan kentang
  8. Tambahkan keju, daun bawang iris, bawang merah goreng, dan 1 butir telur. Aduk terus sampai benar-benar merata. Cicipi rasanya sampai benar-benar pas. Setelah adonan kental dan kira-kira bisa dibentuk, angkat. Dinginkan.
  9. Setelah dingin adonan dibentuk bulat atau oval sesuai selera dan ukuran sesuai keinginan.
  10. Celupkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam terus kocok baru kemudian digoreng dengan minyak yang banyak dan api kecil.
Nah selesai deh. Yang versi ini memang lebih rumit tapi rasanya pasti istimewa. Bahan kentang juga bisa diganti dengan bahan lain seperti tahu atau tempe. Tapi kalau pakai tahu atau tempe tidak perlu di goreng/rebus lebih dulu. Langsung ditumbuk saja. Selamat mencoba ya..


7 Jul 2009

Naik Kereta Api Tut..Tut...

Hampir 2 tahun tinggal di Bali, yang agak menyulitkan adalah minimnya transportasi umum. Bahkan di Denpasar yang merupakan ibukota propinsi, sangat sulit menemukan angkutan umum. Ada sih angkot yang oleh orang Bali disebut bemo, tapi trayeknya sangat terbatas. Tidak semua wilayah dijangkau oleh bemo ini. Dan menurut pengamatanku banyak bemo yang tidak taat trayek. Selain itu waktunya pun tidak tentu alias tidak bisa diandalkan ketepatannya. Kondisi ini tentunya berbeda dengan di Jawa. Sarana dan prasarana angkutan umum memadai, dan bisa diandalkan oleh sebagaian masyarakat untuk bepergian karena trayek atau rute serta waktunya lebih konsisten. Itulah kenapa hampir setiap keluarga di Bali harus memiliki kendaraan pribadi setidaknya sepeda motor. Tidak heran jika orang Bali tergolong royal dalam hal berbelanja motor-motor keluaran terbaru.

Bicara tentang transportasi umum, mengingatkan aku tentang kereta api, salah satu sarana transportasi yang menjadi andalan di Jawa. Nyaman untuk perjalanan jauh dan masyarakat bebas memilih kereta api sesuai dengan kondisi keuangan mereka karena kereta api terbagi dalam beberapa kelas. Ada kelas ekonomi, bisnis, eksekutif, bahkan udah tersedia gerbong super eksekutif. Diluar segala kelemahan PT KAI dalam pengelolaannya, kereta api menjadi alat tranpostasi yang paling aku sukai. Alasan utamanya karena tidak membuat aku mabuk darat. Karenanya untuk perjalanan jauh disekitar P Jawa kereta api adalah pilihan utama.

Kedekatanku dengan kereta api terjalin pada saat dulu aku kuiah di Jogja. Setidaknya sebulan sekali aku menempuh perjalanan Nganjuk-Jogja dengan kereta api ekonomi. Kenapa ekonomi ? karena di stasiun yang paling dekat dengan rumahku hanya kereta api ekonomi yang berhenti. Selain itu juga harga tiketnya yang sangat-sangat terjangkau untuk kantong mahasiswa yang seringnya pas-pasan seperti aku. Untuk jarak Nganjuk-Jogja bisa ditembuh dalam waktu 4-6 jam, tergantung kecepatan kereta dan padatnya jalur kereta. KA yang paling sering aku tumpangi tentu saja Sri Tanjung, Logawa, dan Pasundan. Sudah hampir 2 tahun aku tidak naik kereta api, dan rasanya rindu sekali romantisme suasana perjalanan dengan kereta. Terutama suasana kereta api kelas ekonomi. Ada enaknya dan ada nggaknya. Ini beberapa hal menurut ingatanku.

  • Harga tiket sangat murah. Dan sesuai dengan harganya, maka jangan berharap soal fasilitas. Dapat tempat duduk belum pasti, kaca jendela retak bahkan pecah, kursi goyang-goyang karena lapuk atau bautnya lepas, serangga seperti kecoa dan teman-temannya berseliweran, bau dari berbagai macam aroma seperti bau pesing toilet, keringat penumpang disebelahmu, bau ketek orang yang berdiri disampingmu, asap rokok, sampai bau olie mesin pun bisa tercium.
  • Tidak ada pendingin udara. Kalau kipas anginnya masih bisa muter pun masih untung. Yang diandalkan hanya angin yang lewat melalui jendela atas yang terbuka. Itu artinya debu dan asap dari luar bebas masuk dan menempel di kulitmu yang berminyak. Makanya begitu sampai dirumah/kost aku selalu mandi keramas hehehe..
  • Suasana dalam kereta gak kalah sama pasar tradisional karena pedagang bersliweran sepanjang perjalanan. Silih berganti dan sangat berisik. Mulai dari pedagang makanan, minuman, mainan anak-anak, baju, peralatan dapur, alat pertukangan, jamu-jamu tradisional, bahkan kamu bisa beli bibit tanaman, pulsa HP, bahkan ada juga yang menawarkan handphone. Komplit banget kan??
  • Pengamen datang silih berganti seperti konser musik dengan band pengiring dari berbagai macam aliran. Etnik, dangdut, keroncong, pop, alternatif, bahkan ada musikalisasi puisi, sampai musik khas para bencong-bencong. Aku juga pernah lihat bencong joged-joged dangdut dikereta dan pantatnya ditoel-toel sama om-om penumpang iseng.
  • Dan jangan berharap kamu bisa diam dan tidur selama perjalanan yang 6 jam itu karena dijamin orang didepanmu atau disampingmu pasti akan mengajak ngobrol. Kalau kamu sedang tidak ingin diajak ngobrol, bacalah buku atau koran. Tapi dijamin kepalamu akan pusing karena harus membaca dalam kereta yang jalannya goyang ajrut-ajrutan.
  • Sebisa mungkin jangan sampai kebelet pipis, apalagi pup kalau gak mau pingsan di toilet kereta. Aduh..baunya ampun deh.. Belum lagi bentuk toilet yang jauh dari kata ber-adab.
  • Copet, jambret, penipu, penjahat, berkeliaran jadi waspadalah terhadap barang bawaanmu. Bahkan waspadalah terhadap orang tidak dikenal disampingmu yang mengajakmu ngobrol. Pengalaman burukku adalah dijambret dikereta. Untung tas yang diambil tidak berisi barang berharga, hanya dompet kosong karena uangnya udah aku saku-in sebelum berangkat. Waspada itu perlu dan terbukti sangat bermanfaat ketika kesialan melanda. Meski begitu KTP, SIM, ATM, KTM, dsb melayang dan butuh biaya, waktu, dan tenaga untuk mengurusnya.


Selain apa yang aku tuliskan diatas, ada lagi hal-hal lainnya yang bisa kita dapatkan jika naik kereta ekonomi, diantaranya :
  • Perjalanan dengan kereta api itu artinya melewati jalur-jalur yang sepi dan jauh dari keramaian lalu lintas. Kita bisa melihat pemandangan perbukitan, persawahan, rumah-rumah pedesaan, bahkan hutan-hutan. Pokoknya seru banget. Menyenangkan melihat pemandangan diluar jendela sambil makan makanan yang dibeli dikereta.
  • Sangat leluasa untuk berimajinasi dan berhayal, asal jangan sampai senyum-senyum sendiri di dalam kereta.
  • Sangat mungkin untuk bertemu kecengan, karena banyak pelajar dan mahasiswa pulang kampung juga naik kereta. Teman kostku ada yang ketemu jodoh hasil kenalan di kereta. Aku juga pernah dapat kenalan dan saling tukar alamat dengan mahasiswa yang aku kenal di kereta, trus cowok itu main ke kost. Hal yang mebuatku kapok karena ternyata cowok tersebut sangat menyebalkan bagiku hehehe.. gak lagi-lagi deh kasih alamat dan nomor telepon ke orang yang baru dikenal.
  • Akan lebih menyenangkan jika bepergian dengan teman atau rombongan. Selain lebih aman karena bisa saling jagain, juga lebih seru karena bisa ngobrol , bercanda-canda, bahkan makan-makan selama perjalanan. Ini dikarena posisi duduk di KA ekonomi yang berhadap-hadapan memungkinkan kamu untuk berakrab-akrab ria dengan teman-temanmu.
  • KA ekonomi bisa membuatmu lebih mengenal makanan atau oleh-oleh yang menjadi ciri khas daerah tertentu. Pokoknya bisa belanja oleh-oleh khas daerah tersebut tanpa harus turun dari kereta. Misalnya saat di daerah Nganjuk-Madiun, pedagang kebanyakan berjualan brem, getuk pisang, nasi pecel dsb. Saat di daerah Solo, pedagangnya kebanyakan jualan batik, lanting, karak, dan makanan atau kerajinan khas Solo. Saat di daerah Jogja kebanyakan pedagangnya penjual gudeg, batik, bakpia, souvenir khas Jogja, dsb. Setiap wilayah tertentu yang dilalui, pedagangnya pun berbeda, mereka menjual apa yang menjadi ciri khas dari daerahnya. Ini dikarenakan pegang asongan di KA hanya berjualan pada jarak tertentu antar stasiun yang satu dengan lainnya dan akan digantikan oleh pedagang di stasiun berikutnya. Sangat menarik pokoknya jika kita peka mengamati hal tersebut.
  • Dijamin tidak akan butuh MP3, Ipod, dsb karena tidak akan kehabisan hiburan. Mulai dari pengamen, seniman, sampai para bencong yang selalu siap menghibur. Kuncinya adalah siapkan uang kecil sebanyak mungkin dan nikmati saja suasananya.
  • Suasana KA bisa memberimu ribuan bahkan jutaan ide kreatif, asalkan peka menangkapnya. Buktinya JK Rowling saja mendapatkan idenya untuk menulis novel Harry Potter saat kereta api yang dia tumpangi macet. Hahha..sayang sekali selama 10 tahun pulang pergi naik kereta api belum satupun novel yang aku hasilkan.
  • Kamu bisa melihat wajah sosial Indonesia yang sesungguhnya di dalam sebuah kereta ekonomi.
  • Romantisme itulah yang kadang menjadi daya tarik kereta ekonomi, terutama bagi mereka yang memang hobby mengamati tingkah laku manusia. Sekali-kali cobalah naik kereta ekonomi di pulau Jawa. Aku pun sangat rindu untuk melakukannya lagi.

Bagi yang menginginkan kenyamanan dengan kereta api, ada kelas bisnis dan eksekutif yang bisa dijadikan pilihan. Kelas Bisnis tentunya kondisinya lebih baik dibanding kelas ekonomi. Dari pengalamaku, ada hal-hal yang bisa aku tuliskan tentang kelas bisnis :

  • Tempat duduk lebih empuk, gerbong lebih bersih, ada kipas angin untuk menyejukkan suasana
  • Sudah ada nomor tempat duduk. Namun kadang saat situasi ramai, PT KAI tetap menjual tiket ekonomi tanpa nomor tempat duduk, misalnya saat arus mudik atau arus balik. Situasi yang dapat mengurangi kenyamanan yang kamu harapkan.
  • Tetap ada pedagang asongan dan pengamen yang naik ke kereta tapi hanya saat kereta berhenti di stasiun. Saat kereta jalan, mereka turun. Tapi ada juga pedagang yang tetap bandel dan tetap jualan di dalam kereta meski kereta sudah jalan.
  • Toilet lebih bagus, meski kadang bau juga tapi setidaknya masih ada kran yang bisa mengeluarkan air, toilet jongkoknya pun lebih manusiawi.
  • Harga tiketnya lebih mahal dibanding kelas ekonomi tapi masih jauh lebih murah jika dibandingkan kereta eksekutif.
  • Jika mau hemat uang tapi gak mau rugi waktu pilihlah kereta bisnis yang bergandengan dengan kereta eksekutif. Karena selama perjalanan pasti akan diprioritaskan jadi bisa lebih tepat waktu sampai di tujuan.
  • Ada kereta bisnis berada dalam satu rangkaian gerbong dengan kereta ekonomi. Kalau situasinya seperti ini, itu artinya waktu tempuhnya mengikuti standart kereta ekonomi, harus sabar nunggu yang eksekutif lewat duluan. Tapi pastinya sangat membantu jika menginginkan kenyamanan.
Yang eksekutif beda lagi. Namanya juga eksekutif jadi pelayananya juga lebih bagus.
  • Tempat duduk yang nyaman dan bisa di set sesuai keinginan
  • Gerbong bersih, dingin karena ber AC, bebas polusi, bebas pedagang asongan dan pengamen
  • Ada pramugari dan pramugaranya lho untuk kereta-kereta eksekutif tertentu.
  • Kadang dapat makanan dan minuman gratis. Tapi aku pernah ketipu waktu naik kereta eksekutif. Ada pegawai yang bawa nampan berisi makanan-makanan yang ditawarkan kepenumpang. Lihat menunya steak yang menggiurkan kami mau saja ditawari. Eh ternyata bukan gratis tapi bayar hahaha.. untung steaknya enak jadi bayarnya iklas saja. Tapi pernah juga naik kereta eksekutif, waktu itu ditawari paket nasi yang hampir aku tolak karena takut harganya mahal, tapi pegawai keretanya bilang itu gratis untuk penumpang kereta, ya akhirnya mau saja hehehe...
  • Harga tiketnyanya jauh lebih mahal, bahkan untuk kondisi tertentu harganya mendekati tiket pesawat murah.
  • Dapat pinjeman bantal dan selimut gratis, terutama jika naik kereta malam.
  • Ada TV disetiap gerbong yang biasanya muterin berbagai macam film, tapi seringnya dimatiin. trus apa dong fungsinya ditaruhin TV di dalam gerbong?
  • Tetap waspada terhadap segala bawaan Anda terutama yang berharga, karena dengan embel-embel eksekutif pun tidak menutup kemungkinan terjadinya tindak kejahatan.
Nah tinggal pilih deh mau naik kereta apa saat pulang kampung nanti. Yang jelas aku masih merindukan romantisme kereta ekonomi. Tapi bli sudah kapok naik kereta ekonomi tuh..jadi kapan ya ada kesempatan mengulang kembali pengalaman naik kereta seperti jaman kuliah di Jogja dulu..??

2 Jul 2009

Satu Lagi Tentang Facebook

Setelah berbulan-bulan memanfaatkan layanan facebook, rasanya kali ini aku benar-benar harus mengakui kalau facebook itu lebih hebat dari nokia. Dan motto connecting people punyanya nokia justru sangat-sangat layak jika dipakai oleh facebook. Mungkin memang beda dengan situs pertemanan lain yang pernah aku pakai. Biasanya memang sangat membantu untuk mencari kenalan baru, teman-teman baru. tapi kalau facebook bagiku agak berbeda. Dia mendekatkan aku dengan kawan-kawan lama yang udah sekian waktu gak ketemu bahkan hilang kontak. Melalui facebook juga akhirnya bisa berakrab-akrab lagi, saling menyapa, saling kirim komentar dengan teman-teman lama. Saling tahu perkembangan terbaru dan kabar terbaru. Pokoknya everything about facebook is updating, semuanya yang terbaru dan teraktual. Ya meski lewat facebook juga bisa nemuin foto-foto jadul yang diupload sama teman lainnya. Pernah aku terbahak-bahak dengan foto jaman SMA yang diupload oleh teman SMA ku. Gak nyangka sekali, ternyata jaman sudah berubah ya. Wajah-wajah culun dan pose-pose 'ndeso' itu adalah kami hehehe.. Sekarang gak ada lagi yang namanya hilang kontak sama teman lama, dengan catatan dia juga punya account facebook. Karena seperti yang tadi aku bilang, facebook really connecting people. Sering biasanya menemukan orang yang kita kenal dari friendlist teman lain. Nyari teman juga gak susah tinggal search aja, atau menyusuri friendlist orang yang kemungkinan punya koneksi dengan orang yang kita cari, dijamin bakal ketemu. Dengan catatan dia punya account facebook dan daftar dengan nama aslinya. Dan bukankah sudah jadi kode etik di facebook harus pakai nama asli. Meski banyak juga yang nekat pakai nama-nama palsu dan asal-asalan.

Facebook juga berjasa dalam membangun romantisme suami istri ternyata. saling ejek, saling meninggalkan pesan, saling kasih komen, saling kirim quiz norak sama suami ternyata seru juga lho. Hal-hal yang gak mungkin bisa dilakukan saat berhadapan langsung dan ngobrol. sungguh aneh. Sama teman juga gitu. kadang saling kasih komen dan komentar tapi hal tersebut tidak pernah dibahas saat ketemu langsung. Lewat facebook juga bisa sok akrab dengan teman yang tidak begitu akrab. Aku jadi berfikir keakraban di facebook apakah tetap bisa terjadi ya kalau suatu saat ketemuan lagi dengan teman lama tersebut.

Sempat juga jenuh sama facebook karena aktifitas yang kadang hanya sebatas update status, upload foto, kasih komen, kirim pesan, ninggalin pesan di wall (**banyak juga ya**). Namun kadang pula kegairahan itu bisa muncul lagi karena hal baru yang kita temuin. Seperti yang aku alami kemarin. Tiba-tiba di add oleh teman yang udah lama aku cari-cari. Teman yang belum pernah aku temui tapi sangat akrab karena kami sahabatan pena sejak masih sama-sama SMP. Terakhir dapat kabar waktu kuliah, sekitar 7-8 tahun yang lalu. Bahkan aku sempat menuliskannya disini. Dan sekarang facebook mempertemukan kembali dengan sahabatku itu. Namanya Arif Rahman. Lucu juga ya, kami bukan lagi remaja yang saling berkirim surat dan cerita berbagai hal, tapi rasanya kenangan akan antusiasme saat menerima surat, membalasnya dengan cerita terbaru yang baru dialami, lalu mengirimkan lewat pos, kembali terbayang. Jadi tersenyum-senyum sendiri. Aku masih menyimpan surat-surat dari para sahabat penaku di kamar lamaku, di Nganjuk sana. Sempat juga chatting dan saling tanya kabar terbaru. Hahaha..ini pertama kalinya chat langsung sama sabahat pena. Biasanya harus nunggu samapi 2 minggu sebelum akhirnya datang balasan surat. Sekarang kami sudah sama-sama dewasa, sama-sama sudah berkeluarga, bahkan dia sudah punya anak. cepat sekali waktu berputar ternyata.

Salah satu keinginanku yang aku tulis di blog pada akhir bulan april, dikabulkan olehNya diawal bulan juli ini melalui facebook. Aku bersyukur sekali. Walaupun sering sebal ada orang iseng dan tidak dikenal tapi add aku, tapi kalau di add dengan orang yang telah lama hilang kontak rasanya sungguh menyenangkan. Facebookku memang hanya untuk teman-temanku saja, bukan orang iseng yang hobby add tanpa kenal sebelumnya. Makanya masih tetap rajin memilah-milah lagi friendlist dan me-remove nama-nama gak dikenal di dalamnya. Sambil add juga orang dikenal yang belum ada dalam friendlistku. Duh senengnya..

Asal tahu bagaimana menggunakan facebook dengan bijaksana pasti bisa sangat berguna..

Lucky Day

Aku selalu percaya bahwa ada hari yang disebut dengan hari keberuntungan dan hari sial. Dan kemarin aku rasa menjadi salah satu hari keberuntunganku. Tidak tahu bagaimana bisa terjadi, yang jelas segala hal yang aku lakukan berjalan baik dan sangat menyenangkan. Mengajar dua kelas dengan situasi dan mood mahasiswa yang kondusif sehingga kelas terasa hidup dan bersemangat. Sorenya hang-out dengan sekolompok mahasiswa membicarakan banyak hal menyenangkan. Tempat yang sedang jadi favorit sekarang cafe Mirasa di daerah Renon. Letaknya persis diperempatan jalan, jadi ramai. Menikmati es capuccino dan mie pangsit diselingi canda tawa mereka. Serasa muda lagi. Ahh..jadi kangen dengan segala keceriaan yang pernah aku alami bersama teman-teman sekolah, teman kuliah, juga teman-teman kostku dulu. Beruntung, saat ini aku masih bisa menikmati keceriaan yang hampir sama dengan anak-anak muda kreatif dan penuh semangat ini.

Lalu pulangnya menikmati kesendirian dengan berburu sepatu seperti rencana. Beberapa hari yang lalu sempat juga nyari sepatu dengan diantar suami tapi malah berbuntut perdebatan. Bli paling gak sabaran kalau diminta menemani belanja. Dia maunya kalau beli barang tuh sekali lihat langsung dibeli, kalau pakai coba-coba membuat dia kesal dan gampang emosi karena kelamaan, akhirnya malah gak jadi beli. Walah.. yang namanya cewek mana bisa begitu kalau belanja. Kalau perlu semuanya ya dicobain, baru beli kalau memang udah benar-benar sreg harga, model, dan ukurannya. Makanya sekarang mending sendiri aja kalau belanja-belanja. Kebetulan Buccheri lagi diskon gede-gedean dan model-model sepatunya membuat lapar mata. Target hanya nyari sepasang sepatu buat kerja. Dapet model dan ukuran yang sesuai ditambah diskon 50 persen. wuihh..gimana gak senang hatiku. Akibatnya masih ada sisa anggaran dan sayang kalau disia-siakan, akhirnya dapatlah sepasang sepatu santai yang manis sekali. Puas banget shopping kali ini, membuatku sumringrah terus hehehe. Apalagi shoppingnya gak pakai uang sendiri. Lengkaplah kesenangan hari ini. Sebenarnya tadi lihat tas kerja yang bagus dan juga lagi diskon tapi gak bawa uang lebih. Tapi gak papa deh, moga lain kali diskonnya masih dan tasnya belum dibeli orang lain. Aku gak tahu energi yang dihasilkan oleh perasaan senang ataukan karena pengaruh hari keberuntungan sih yang aku rasakan dan membuatku terus bersemangat hari ini. Rasanya ingin terus mensyukuri kasihNYA.

Malamnya nganterin suami cari properti buat syuting dan langsung dapat di tempat pertama yang kita kunjungi. Beruntung sekali karena barang yang dicari tinggal satu-satunya. Habis itu mampir ke rumah mas Yanto buat nganteri DVD acara khitanan anaknya yang diedit sama bli. Disana malah dikasi CD lagu campursari kegemaran Bli. Tahu sendirilah di Bali susahnya minta ampun nyari CD campursari. Trus pulangnya dibawain semangka ukuran jumbo, sampai-sampai kesulitan bawa karena naik motor. Kalau ngomongin buat dan sayuran merah, salah satunya semangka otomatis pikirannya ke program hamil. Menurut yang aku baca memang sayur dan buah warna merah mengandung lycopen yang sangat bagus dalam mempengaruhi jumlah dan gerakan sperma. Semoga semangkanya berkah ya, dan aku bisa hamil bulan ini, Amiin ya Allah..