2 Jul 2009

Satu Lagi Tentang Facebook

Setelah berbulan-bulan memanfaatkan layanan facebook, rasanya kali ini aku benar-benar harus mengakui kalau facebook itu lebih hebat dari nokia. Dan motto connecting people punyanya nokia justru sangat-sangat layak jika dipakai oleh facebook. Mungkin memang beda dengan situs pertemanan lain yang pernah aku pakai. Biasanya memang sangat membantu untuk mencari kenalan baru, teman-teman baru. tapi kalau facebook bagiku agak berbeda. Dia mendekatkan aku dengan kawan-kawan lama yang udah sekian waktu gak ketemu bahkan hilang kontak. Melalui facebook juga akhirnya bisa berakrab-akrab lagi, saling menyapa, saling kirim komentar dengan teman-teman lama. Saling tahu perkembangan terbaru dan kabar terbaru. Pokoknya everything about facebook is updating, semuanya yang terbaru dan teraktual. Ya meski lewat facebook juga bisa nemuin foto-foto jadul yang diupload sama teman lainnya. Pernah aku terbahak-bahak dengan foto jaman SMA yang diupload oleh teman SMA ku. Gak nyangka sekali, ternyata jaman sudah berubah ya. Wajah-wajah culun dan pose-pose 'ndeso' itu adalah kami hehehe.. Sekarang gak ada lagi yang namanya hilang kontak sama teman lama, dengan catatan dia juga punya account facebook. Karena seperti yang tadi aku bilang, facebook really connecting people. Sering biasanya menemukan orang yang kita kenal dari friendlist teman lain. Nyari teman juga gak susah tinggal search aja, atau menyusuri friendlist orang yang kemungkinan punya koneksi dengan orang yang kita cari, dijamin bakal ketemu. Dengan catatan dia punya account facebook dan daftar dengan nama aslinya. Dan bukankah sudah jadi kode etik di facebook harus pakai nama asli. Meski banyak juga yang nekat pakai nama-nama palsu dan asal-asalan.

Facebook juga berjasa dalam membangun romantisme suami istri ternyata. saling ejek, saling meninggalkan pesan, saling kasih komen, saling kirim quiz norak sama suami ternyata seru juga lho. Hal-hal yang gak mungkin bisa dilakukan saat berhadapan langsung dan ngobrol. sungguh aneh. Sama teman juga gitu. kadang saling kasih komen dan komentar tapi hal tersebut tidak pernah dibahas saat ketemu langsung. Lewat facebook juga bisa sok akrab dengan teman yang tidak begitu akrab. Aku jadi berfikir keakraban di facebook apakah tetap bisa terjadi ya kalau suatu saat ketemuan lagi dengan teman lama tersebut.

Sempat juga jenuh sama facebook karena aktifitas yang kadang hanya sebatas update status, upload foto, kasih komen, kirim pesan, ninggalin pesan di wall (**banyak juga ya**). Namun kadang pula kegairahan itu bisa muncul lagi karena hal baru yang kita temuin. Seperti yang aku alami kemarin. Tiba-tiba di add oleh teman yang udah lama aku cari-cari. Teman yang belum pernah aku temui tapi sangat akrab karena kami sahabatan pena sejak masih sama-sama SMP. Terakhir dapat kabar waktu kuliah, sekitar 7-8 tahun yang lalu. Bahkan aku sempat menuliskannya disini. Dan sekarang facebook mempertemukan kembali dengan sahabatku itu. Namanya Arif Rahman. Lucu juga ya, kami bukan lagi remaja yang saling berkirim surat dan cerita berbagai hal, tapi rasanya kenangan akan antusiasme saat menerima surat, membalasnya dengan cerita terbaru yang baru dialami, lalu mengirimkan lewat pos, kembali terbayang. Jadi tersenyum-senyum sendiri. Aku masih menyimpan surat-surat dari para sahabat penaku di kamar lamaku, di Nganjuk sana. Sempat juga chatting dan saling tanya kabar terbaru. Hahaha..ini pertama kalinya chat langsung sama sabahat pena. Biasanya harus nunggu samapi 2 minggu sebelum akhirnya datang balasan surat. Sekarang kami sudah sama-sama dewasa, sama-sama sudah berkeluarga, bahkan dia sudah punya anak. cepat sekali waktu berputar ternyata.

Salah satu keinginanku yang aku tulis di blog pada akhir bulan april, dikabulkan olehNya diawal bulan juli ini melalui facebook. Aku bersyukur sekali. Walaupun sering sebal ada orang iseng dan tidak dikenal tapi add aku, tapi kalau di add dengan orang yang telah lama hilang kontak rasanya sungguh menyenangkan. Facebookku memang hanya untuk teman-temanku saja, bukan orang iseng yang hobby add tanpa kenal sebelumnya. Makanya masih tetap rajin memilah-milah lagi friendlist dan me-remove nama-nama gak dikenal di dalamnya. Sambil add juga orang dikenal yang belum ada dalam friendlistku. Duh senengnya..

Asal tahu bagaimana menggunakan facebook dengan bijaksana pasti bisa sangat berguna..

1 komentar:

  1. Awalnya saya juga mengalami kebosanan... tapi setelah sua teman2 masa SMA, masa kuliah, sampe rekan sejawat di dinas lain, facebook malahan jadi satu kwajiban untuk dipantau tiap harinya... :)

    BalasHapus