4 Sep 2009

Desa Wisata Kertalangu

ingin jalan-jalan ke sawah sambil menikmati warna hijau menghampar tapi takut kotor ? atau ingin jalan-jalan ke sawah sambil mengenang masa lalu di desa tapi tidak punya sawah ? Jangan khawatir, datang aja ke Desa Wisata Kertalangu. Letaknya tidak begitu jauh dari kota Denpasar, tepatnya di By Pass Sanur, daerah Kesiman. Desa Wisata Kertalangu ini sebenarnya adalah suatu kawasan persawahan biasa saja tapi menjadi sedikit berbeda karena disana dibangun jogging track melingkar yang dapat dipakai sebagai areal untuk jogging atau sekedar jalan santai sambil menikmati pemandangan sawah. Ide ini berasal dari seorang pengusaha lokal yang sangat jenius.

Sebenarnya Desa Wisata Kertalangu memang sudah lama dirintis dan sudah lumayan terkenal dikalangan masyarakat Denpasar, terutama yang senang jalan-jalan. karena ini bisa menjadi alternatif liburan yang murah meriah dan tidak jauh dari kota. Apalagi bisa sambil olah raga dan menghirup udara segar bebas polusi. Terbukti tempat ini selalu ramai tiap pagi atau sore, terutama di akhir pekan atau hari libur. Untuk masuk kawasan ini pun kita juga tidak perlu membayar tiket apapun, cukup bayar parkir saja.Jogging atau olah raga disini cukup menyenangkan. Terutama buat mereka orang kota yang tidak terbiasa dengan alam persawahan, atau bagi mereka yang dulunya orang desa dan ingin bernostalgia dengan masa kecilnya waktu bermain-main disawah. Secara umum sih ya bagus buat siapa saja hehehe..

Disini kita bisa melihat aktifitas para petani yang bekerja disawah. Mulai dari menyabit rumput, mengusir burung pemakan padi (karena pas aku kesana padinya sudah berbulir-bulir tapi daunnya masih hijau dan sepertinya belum siap panen tapi udah banyak diserbu para burung). Mungkin kalau sedang masanya, kita juga bisa sambil melihat petani menanam atau memanen padi. Pasti akan jadi pemandangan yang seru dan pengetahuan buat anak-anak yang asing dengan cara bercocok tanam. Sepertinya akan lebih bagus lagi ya kalau misalnya ada workshop juga buat pengunjung ikutan menanam atau memanen padi, pokoknya segala aktifitas petani disana, jadi tidak sekedar jalan-jalan dan melihat. Misalnya dengan disediakan sepetak khusus sawah untuk pengunjung, tentunya dengan membayar berapa rupiah gitu untuk membantu biaya operasional disana..huahh..(terinspirasi sekolah alam nih..)

Di Desa wisata ini, selain terdapat jogging track di areal persawahan juga tersedia gazebo-gasebo yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai atau sekedar istirahat setelah capek berolah raga. Jika suka dengan kegiatan memancing, disana juga ada kolam ikan. Pengunjung dapat pinjam/nyewa alat pancing dan nantinya akan membayar sesuai dengan berat ikat yang dipancing. Ikannya bisa dibawa pulang atau dimasak dan dimakan disana.

Yang paling seru tentu saja wisata kulinernya disana. Meski belum banyak, tapi jajanan dan makanan yang ditawarkan penjual disekitar desa wisata ini cukup beragam. Kalau beruntung kita bisa ketemu seorang bapak yang menjual gorengannya dilintasan jogging track. Gorengannya sih biasa tapi terasa sangat nikmat dimakan saat perut lapar pagi hari sambil menikmati pemandangan alam persawahan.

Para penjual lainnya berada di areal khusus. Disana kita bisa menjumpai beraneka makanan untuk sarapat pagi dan aneka jajanan khas Bali. Bahkan ada juga penjual pepes ikan dan pepes lindung khas Bali. Nikmat sekali makanan ini, apalagi dimakan dengan nasi panas. Bagi yang ingin makan, selain ada gazebo-gazebo, juga ada kursi-kursi yang disediakan oleh penjualnya. Bahkan yang mau pijat refleksi, spa, atau kegiatan salon lainnya juga ada disini lho. Komplit deh pokoknya. jalan-jalan pagi makin seru kalau kita ke Kertalangu, apalagi rame-rame.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar