7 Okt 2011

Intermezo

Jadi malu deh, tiap kali posting pasti disertai kalimat "lama gak posting nih". Well..well... berkelitnya tentu karena kerjaan emang banyak banget. Tapi kalau menjadikan pekerjaan sebagai alasan gak punya waktu untuk menulis ya bisa-bisa berbulan-bulan atau bertahun-tahun gak posting di blog. Lebih tepatnya malas nulis kali ya. Padahal sebenarnya banyak banget ide dan keinginan untuk posting di blog kesayangan ini tapi tindakan yang tidak ada.


Rasanya gak mungkin ya aku melanjukan postingan tentang mudik lebaran yang lalu, hahhaha...yang bener aja, gak aktual banget. Jadi cerita apa ya?.. bingung. Ya udehh... aku tampilin foto ini aja deh. Foto ini diambil ketika kami sekeluarga besar melakukan perjalanan ke Buleleng untuk menghadiri acara pernikahan sepupu Bli. Sepulang acara, kami sempat mampir sebentar di pasar dekat danau Beratan, Bedugul. Para keluarga sempat belanja sayur, buah, dan makanan kecil khas Bedugul.


Saya dan Dadong (Nenek) Bli dengan background para keluarga yang asyik berbelanja buah.
Iya.. iya.. kami memang mekai kebaya untuk berbagai kegiatan, termasuk menghadiri acara pernikahan adat Bali. Tidak seperti di daerah lain yang biasanya mengenakan gaun atau jenis pakaian formal lainnya. Disini pakaian adat lebih diutamakan. Tidak hanya untuk ibu-ibu atau kaum perempuan, tapi para pria juga mengenakan baju adat lengkap dengan udeng. Tidak heran, ketika ada acara-acara tertentu, terutama acara kantor yang mengharuskan berbaju resmi (bukan baju kerja), aku pasti kebingungan setengah mati karena hampir tidak punya koleksi baju/gaun untuk party dan sejenisnya. Apalagi baju dugem.. NO!! kalau ada ajakan dugem gratis pun sepertinya saya akan lebih memilih tidur saja. Bukan karena malas dugem, tapi  karena gak punya baju yang pantas hehhee... Masak pakai kebaya dan kain, apa kata dunia???

1 komentar:

  1. mungkin bisa dijadiin trend baru untuk pake kebaya pas dugem... :D

    BalasHapus