12 Des 2011

CNN Hero 2011

Robin Lim
Akhirnya vote untuk Ibu Robin ditutup dan telah dilakukan pengumuman dan penyerahan penghargaan untuk CNN Hero 2011. Finally..this is it, universe answer, Robin Lim become CNN Hero 2011. Selamat ibu..

7 Des 2011

Summer in Bali & Christmas Gift

Haaii.. haaaiii.. what's up Bali? 
Bali masih seperti kemarin-kemarin, we're really enjoy very hot summer. Hmm..not really enjoy sih, karena kerap sekali mengeluhkan panasnya udara sepanjang hari. Gak peduli siang malam pokoknya Bali panas terus. Memang sudah masuk bulan Desember dan beberapa kali hujan sudah turun dengan derasnya bahkan sampai banjir di beberapa wilayah di Denpasar namun tetep tidak bisa membuat udara lebih sedikit sejuk. Tapi yang namanya aktifitas kehidupan mesti dan harus tetep dijalankan. Apapun cuacanya minumnya tetep, air PAM. Bersyukurlah bagi yang masih dapat menikmati air bersih disaat banyak sodara kita yang mengeluhnya keterbatasan sumber air. Loh.. malah kampanye.

Dulu sebagai orang yang lahir dan mengalami pertumbuhan di luar Bali, kerap membayangkan oh enaknya tinggal di Bali, tiap hari bisa liburan. OK..sejak tinggal di Bali emang hampir tiap waktu bisa menikmati eksotisme Bali, tapi bukan liburan ya namanya kalau menikmati Sanur atau Kuta sembari berangkat/pulang kerja. Artinya, meskipun tinggal di Bali bukan berarti kita disini liburan terus. Orang Bali malah terlalu sibuk dengan urusan kerja dan upacara adat hingga kadang lupa/tidak memikirkan liburan. Waktu masih tinggal dan bekerja di Jawa, cuti artinya istirahat, refresing, liburan, pulang kampung. Tapi di Bali, cuti artinya kesibukan tambahan diluar kesibukan rutin. haiyyyaa.. itu karena cutinya selalu dalam rangka upacara adat. Seperti aku hari ini, cuti dari aktifitas kantor tapi melakukan kesibukan yang berpuluh kali lipat capeknya karena sedang ada upacara adat Odalan di sanggah rumah. 

Ngomong-ngomong tentang upacara adat, aku sering merasa bersalah dengan beberapa teman blogger yang beberapa kali request agar aku menuliskan tentang kegiatan tersebut dalam postingku. Bukannya nggak mau ya..tapi lagi-lagi alasan klasik, belum sempat hehhee... maaf yee... tapi aku pernah juga kok nulis yang berkaitan dengan Hari Raya umat Hindu Bali di sini dan sana, dan beberapa postingan terkait

Ngomongin soal Desember, kan sebentar lagi natal tuh. And i've got early christms gift, bukan dari Sinterclas tapi dari bodyshop. Gara-garanya tergiur sama promosi keanggotaan produk tersebut. Gaya bener yak, sehari-hari pakainya kosmetik Sariayu tapi mau jadi member Bodyshop. Ok gak papalah, buat nambah-nambah koleksi member card di dompet. Ada hal yang menyenangkan buatku saat kosultasi di konternya kemarin. Karena bingung dengan varian cream malam anti aging yang ingin aku beli, jadi tanya ke mbak SPGnya cream apa yang kira-kira cocok buat aku. Mengingat usia, memang kepikirannya udah mau beralih ke yang anti aging gitu. Tapi setelah tanya jawab dan menganalisa kulitku, mbak SPGnya dengan yakin bilang kalau aku belum perlu cream anti aging. Horeeree... dan disarankan produk yang mengandung seaweed untuk memberi nutrisi kulit. Riangnya hati akyuu, mengingat juga produknya harganya jauh lebih murah. Akhirnya bertambah lagi satu membercard di dompetku. Inginnya membercard ini bisa aku manfaatkan dan akan lebih berguna dibanding membercard gym-ku yang meskipun udah terdaftar untuk 1 tahun tapi tetep aja adem ayen di dalam dompet, alias gak pernah dipakai. Tapi jika mengingat harga produk BS kayaknya nasib si membercard ini gak akan berbeda jauh dengan para pendahulunya.

1 Des 2011

Gebogan Bali

Berbagai bentuk gebogan, foto diambil dari hasil karya peserta lomba gebogan di Kampus tempatku bekerja saat peringatan Hari Raya Saraswati 18-19 November 2011


Arti kata gebogan dalam Bahasa Bali adalah “Jumlah”, merupakan suatu bentuk persembahan berupa susunan atau rangkaian beragam buah dan bunga aneka warna serta berbagai penganan yang diolah dari hasil bumi yang  dikreasikan oleh umat Hindu di Bali. Gebogan biasanya menggunakan wadah yang disebut wanci atau dulang, terbuat dari kayu berbentuk seperti piala namun datar dibagian atas dan bawahnya. Dalam upacara adat di Bali, gebogan biasa dibuat oleh kaum perempuan di rumah mereka sebelum pelaksanaan acara. Pada hari upacara, mereka akan membawa gebogan tersebut menuju Pura. Cara membawa gebogan di Bali termasuk unik karena para perempuan akan menaruh gebogan tersebut di atas kepalanya dan berjalan secara beriringan. 


Nilai sebuah gebogan tidak diukur dari tinggi rendahnya tetapi dari keiklasan hati dalam menunjukkan rasa syukur, baik dalam menyiapkan berbagai bahan untuk membuat gebogan hingga proses pembuatannya. Karena itu, bagi umat Hindu di Bali, gebogan adalah simbul persembahan dan rasa syukur pada Tuhan / Hyang Widhi. Namun seiring perkembangan waktu, gebogan sudah meluas maknanya. Ini dilihat dari sisi keindahan atau artistik dari gebogan itu sendiri. Tidak hanya diganakan dalam sebuah upacara adat, gebogan sudah banyak dipakai sebagai hiasan dalam berbagai peristiwa, misalnya hiasan di lobby hotel, acara pernikahan, dan upacara manusa yadnya lainnya. 


Gebogan merupakan bagian dari tradisi Bali yang harus dilestarikan. Kegiatan ini merupakan seni dan keindahan yang harus dilanjutkan dari generasi ke genarasi. Tidak sedikit kegiatan diadakan untuk menjada tradisi pembuatan gebogan. Kegiatan pembuatan gebogan  telah popular digelar menjadi sebuah perlombaan di sekolah-sekolah atau instansi lainnya. Bahkan dalam berbagai Festival di Bali, tidak jarang perlombaan pembuatan gebogan juga dilakukan. Pawai para perempuan Bali dengan membawa gebogan daya tarik sendiri bagi para wisatawan di Bali.