Haaii.. haaaiii.. what's up Bali?
Bali masih seperti kemarin-kemarin, we're really enjoy very hot summer. Hmm..not really enjoy sih, karena kerap sekali mengeluhkan panasnya udara sepanjang hari. Gak peduli siang malam pokoknya Bali panas terus. Memang sudah masuk bulan Desember dan beberapa kali hujan sudah turun dengan derasnya bahkan sampai banjir di beberapa wilayah di Denpasar namun tetep tidak bisa membuat udara lebih sedikit sejuk. Tapi yang namanya aktifitas kehidupan mesti dan harus tetep dijalankan. Apapun cuacanya minumnya tetep, air PAM. Bersyukurlah bagi yang masih dapat menikmati air bersih disaat banyak sodara kita yang mengeluhnya keterbatasan sumber air. Loh.. malah kampanye.
Dulu sebagai orang yang lahir dan mengalami pertumbuhan di luar Bali, kerap membayangkan oh enaknya tinggal di Bali, tiap hari bisa liburan. OK..sejak tinggal di Bali emang hampir tiap waktu bisa menikmati eksotisme Bali, tapi bukan liburan ya namanya kalau menikmati Sanur atau Kuta sembari berangkat/pulang kerja. Artinya, meskipun tinggal di Bali bukan berarti kita disini liburan terus. Orang Bali malah terlalu sibuk dengan urusan kerja dan upacara adat hingga kadang lupa/tidak memikirkan liburan. Waktu masih tinggal dan bekerja di Jawa, cuti artinya istirahat, refresing, liburan, pulang kampung. Tapi di Bali, cuti artinya kesibukan tambahan diluar kesibukan rutin. haiyyyaa.. itu karena cutinya selalu dalam rangka upacara adat. Seperti aku hari ini, cuti dari aktifitas kantor tapi melakukan kesibukan yang berpuluh kali lipat capeknya karena sedang ada upacara adat Odalan di sanggah rumah.
Ngomong-ngomong tentang upacara adat, aku sering merasa bersalah dengan beberapa teman blogger yang beberapa kali request agar aku menuliskan tentang kegiatan tersebut dalam postingku. Bukannya nggak mau ya..tapi lagi-lagi alasan klasik, belum sempat hehhee... maaf yee... tapi aku pernah juga kok nulis yang berkaitan dengan Hari Raya umat Hindu Bali
di sini dan
sana, dan
beberapa postingan terkait.
Ngomongin soal Desember, kan sebentar lagi natal tuh. And i've got early christms gift, bukan dari Sinterclas tapi dari bodyshop. Gara-garanya tergiur sama promosi keanggotaan produk tersebut. Gaya bener yak, sehari-hari pakainya kosmetik Sariayu tapi mau jadi member Bodyshop. Ok gak papalah, buat nambah-nambah koleksi member card di dompet. Ada hal yang menyenangkan buatku saat kosultasi di konternya kemarin. Karena bingung dengan varian cream malam anti aging yang ingin aku beli, jadi tanya ke mbak SPGnya cream apa yang kira-kira cocok buat aku. Mengingat usia, memang kepikirannya udah mau beralih ke yang anti aging gitu. Tapi setelah tanya jawab dan menganalisa kulitku, mbak SPGnya dengan yakin bilang kalau aku belum perlu cream anti aging. Horeeree... dan disarankan produk yang mengandung seaweed untuk memberi nutrisi kulit. Riangnya hati akyuu, mengingat juga produknya harganya jauh lebih murah. Akhirnya bertambah lagi satu membercard di dompetku. Inginnya membercard ini bisa aku manfaatkan dan akan lebih berguna dibanding membercard gym-ku yang meskipun udah terdaftar untuk 1 tahun tapi tetep aja adem ayen di dalam dompet, alias gak pernah dipakai. Tapi jika mengingat harga produk BS kayaknya nasib si membercard ini gak akan berbeda jauh dengan para pendahulunya.