19 Jan 2012

Hoki dan Banjir Awal Tahun

Mendarat lagi blog tercinta. Udah mau masuk minggu keempat aja nih bulan Januari 2012 dan aku baru terketuk untuk menulis. Jadi kemana aja saya selama ini? Nggak kemana-mana sih, tapi sedang latihan mengetik 10 jari hahaha... Nggak juga sepenuhnya benar sih, karena kalau alasannya adalah latihan mengetik 10 jari tentu lebih reasonable kalau jadi rajin posting. Meskipun malas posting di blog sendiri saya masih tetep rajin dong blog walking ke blog-blog orang lain. Dan coba tebak, apa hasilnya?? Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupku, bisa menang kuis yang diadain di blog. Sungguh senangnya hatikuuuu..

Hadiah pertama aku dapatkan dari kuis yang diadakan jeng Dessy, makasih ya Des. Bisa jadi kemenanganku adalah berkat kebaikan hati Dessy karena pada akhirnya dia memutuskan ada 4 pemenang dari 3 pemenang yang direncanakan. Hadiahnya udah aku terima, Liquid Chlorofil 500ml. Karena aku termasuk pengkonsumsi Liquid Chlorofil, ini hadiah yang sangat berguna. Terima kasih Dessy. Hadiah kedua dari Ayik, berupa paket alat penditeksi masa subur. Selama ini memang aku belum pernah makai alat seperti ini meskipun pernah beli (dan belum kepakai hingga kadaluarsa bulan Januari 2012 ini, padahal belinya udah hampir setahun yang lalu). Semoga dengan alat ini bisa menunjang program hamil ya, terima kasih Ayik. Untuk kemenangan ini juga karena kebaikan hati siempunya blog, menang karena beruntung komenku nomer 8 yang merupakan angka favoritnya dia.

Setelah posting sebelumnya saya galau karena panasnya udara/cuaca di Bali, maka saya informasikan kalau sekarang di Bali cuacanya sedang dingin dan hujan setiap waktu. Bisa 2 hari terus-menerus tanpa henti. Banjir dimana-mana karena sistem pembuangan (saluran air) di Denpasar sungguh parah. Gak sebanding dengan sistem pengairan sawah / subak yang melegenda dan sedang dalam proses menjadi UNESCO World Heritage. Oh, sungguh ironisnya. Saya sudah berjanji tidak akan pernah mengeluhkan panas atau hujan, saya hanya mengeluhkan kinerja pemerintah terutama dinas terkait dalam  hal ini.

Bersyukur rumah tempat kami tinggal bukan daerah banjir tapi daerah dekat kantorku yang selalu banjir tiap hujan turun. Sungguh tidak nyaman ketika dalam perjalanan ke kantor harus waspada tiap saat agar tidak kena muncratan dari genangan air di jalan. Maklumlah pulang pergi kantor naik motor, gak asyik aja udah dandan chic dari rumah nyampe kantor celana dan sepatu kotor karena muncratan air. Halooo..bapak-bapak ibu-ibu pegawai pemerintah yang mengurusi selokan, berapa itu dana udah keluar tapi proyek gak ada yang beres. Itu ya, proyek perbaikan selokan di sekitar kantorku udah berjalan sejak sebelum bulan Ranadhan tahun lalu tapi sampai sekarang belum kelar, bahkan terkesan terbengkalai. Padahal Jl. Tukad Batanghari Renon itu panjangnya gak sampai 1 km, bahkan mungkin hanya setengahnya. Proyek di kota besar aja kayak gini, sungguh keterlaluan.

Huahhh (menghela nafas). Ini postingan awal tahun kok malah jadinya marah-marah ya..

4 komentar:

  1. semoga disusul dengan kemenangan2 lainnya ^^

    BalasHapus
  2. Satu"nya kabar baik untuk blog www.pandebaik.com adalah bisa numpang tenar di Koran Tokoh sedari edisi awal Januari 2012 halaman 20. Hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya..saya baca di koran tokoh bli, hebat...
      Untuk proyek pembangunan selokan gak ada komentar? hehehe...

      Hapus