7 Feb 2012

Antara Pura Jagatnata di Denpasar dan Jogja

Sembahyang purnama hari ini ke Pura Jagatnata Denpasar. Setelah sekian lama akhirnya sembahyang ke pura ini lagi. Dulu sebelum menikah dan awal-awal menikah kami sering sembahyang kesana. Puranya selalu ramai apalagi saat purnama dan tilem, juga hari-hari rainan lainnya. Yang membuat aku merasa Pura ini agak beda dengan Pura lainnya adalah karena yang meramaikan Pura ini hampir semuanya adalah ABG. Makanya aku menyebutnya Pura gaul karena udah hampir sama kayak mall, penuh ABG berdandan modis. Tentu saja kalau di Pura modisnya  para cewek dengan kebaya lengkap. Kalau ABG cowoknya sih biasa aja. Mau semodis apapun kalau cowok baju ke pura ya gitu-gitu aja. Beda dengan cewek yang lebih bisa eksplorasi dengan kebaya hehhehe..Pura Jagatnata ini emang strategis banget karena bersebelahan langsung dengan Lapangan Puputan. Jadi selesai sembahyang bisa langsung nongkrong. Mungkin itu yang mneyebabkan Pura ini disukai anak-anak muda.

Karena ramainya Pura Jagatnata inilah yang akhirnya membuat aku sama bli udah nggak lagi sembahyang disana. Kami lebih sering sembahyang di Pura Dalem dan Pura Mospahit yang lebih tenang sehingga sangat sesuai untuk mendapatkan suasana hening. Tapi malam ini akhirnya kami kesana lagi, mungkin karena rindu. Masih sama seperti yang dulu, masih diwarnai dengan ABG2 yang datang berpasangan atau berombongan. Dan kami pun sembahyang dan terkenang lagi masa2 dulu waktu masih pacaran hehhe..

Oya, dulu waktu kami masih di Jogja, Pura yang selalu kami kunjungi namanya juga Jagatnata. Situasinya tidak jauh berbeda, penuh dengan anak-anak Muda. Kalau yang di Jogja memang itu Pura yang paling dekat dengan kota jadi para mahasiswa dan perantauan dari Bali tumplek blek disana tiap purnama dan tilem juga hari-hari besar lainnya. Namun tidak sedikit juga umat Hindu Jawa yang juga bersembahyang disana. Sangat mudah membedakan mana yang orang Jawa dan mana orang Bali (untuk cowoknya). Kalau orang Jawa pasti pakai Blangkon, kalau orang Bali pasti pakai udeng. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar