Karena ramainya Pura Jagatnata inilah yang akhirnya membuat aku sama bli udah nggak lagi sembahyang disana. Kami lebih sering sembahyang di Pura Dalem dan Pura Mospahit yang lebih tenang sehingga sangat sesuai untuk mendapatkan suasana hening. Tapi malam ini akhirnya kami kesana lagi, mungkin karena rindu. Masih sama seperti yang dulu, masih diwarnai dengan ABG2 yang datang berpasangan atau berombongan. Dan kami pun sembahyang dan terkenang lagi masa2 dulu waktu masih pacaran hehhe..
Oya, dulu waktu kami masih di Jogja, Pura yang selalu kami kunjungi namanya juga Jagatnata. Situasinya tidak jauh berbeda, penuh dengan anak-anak Muda. Kalau yang di Jogja memang itu Pura yang paling dekat dengan kota jadi para mahasiswa dan perantauan dari Bali tumplek blek disana tiap purnama dan tilem juga hari-hari besar lainnya. Namun tidak sedikit juga umat Hindu Jawa yang juga bersembahyang disana. Sangat mudah membedakan mana yang orang Jawa dan mana orang Bali (untuk cowoknya). Kalau orang Jawa pasti pakai Blangkon, kalau orang Bali pasti pakai udeng.
0 komentar:
Poskan Komentar