12 Jun 2012

Plin-Plan Pembukaan PKB ke-34 tahun 2012

Pesta Kesenian Bali atau PKB akhirnya kembali digelar. Boleh jadi ini menjadi pagelaran yang paling aku tunggu setiap tahunnya. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-34 dan sejak tinggal di Bali aku tidak pernah melewatkannya.Tahun ini PKB digelar mulai 10 Juni hingga 9 Juli 2012. Seperti yang diungkapkan dalam pemberitaan VOA, Pesta Kesenian Bali Diharapkan jadi ajang diplomasi budaya (12/6) karena disinilah berkumpul seniman dari berbagai daerah dan negara untuk ambil bagian dalam sebuah pesta pertunjukan seni tradisional dan kontemporer. PKB selalu dimulai dengan acara pembukaan yang salah satu agendanya yaitu pawai budaya.

3 (tiga) tahun terakhir, pawai pembukaan PKB dilakukan dari start di Lapangan Puputan Denpasar hingga finish di areal Art Center. Tapi tahun ini agak berbeda, pawai pembukaan dilakukan di areal Lapangan Renon, di depan Monumen Perjuangan Rakyak Bali. Yang jelas sih kayaknya karena pawai tahun ini dihadiri bapak Presiden SBY dan ibu Ani. Kalau di Renon lebih leluasa tempatnya dibanding di Puputan.
Salah satu mobil hias di pawai PKB ke-34. Foto by Widnyana Sudibya.

Atraksi peserta pawai PKB. Foto by Widnyana Sudibya.

Kecewaanku  dibalik Pawai PKB

Sebagai penikmat acara PKB, sebenarnya ada yang mengusikku pada pawai kali ini. Jika biasanya Presiden hanya hadir di acara peresmian pada malam harinya di Art Center tapi tahun ini beliau hadir sejak acara pawai digelar. Selain itu, karena kehadiran Bapak Presiden inilah pawai PKB dimajukan 1 (satu) hari menjadi 10 Juni 2012. Ada baiknya juga sih, karena hari minggu adalah hari libur jadi kita bisa ikut menikmati acara yang sudah dimulai sejak pukul 14.00 WITA ini. Dan mengherankan lagi, tahun-tahun sebelumnya PKB ini dibuka hari sabtu tapi tahun ini direncanakn hari senin, lalu dirubah lagi menjadi minggu. Apakah semua ini dimaksudkan karena menyesuaikan dengan jadwal pak SBY. Penyusunan acara akbar ini jadi terkesan plin-plan.

Lebih mengecewakan lagi, hanya ada 1 (satu) panggung kehormatan dan ini artinya hanya ada sekali saja atraksi dari peserta pawai. Belum lagi rute pawai yang sangat pendek sehingga penonton tumpah disatu titik. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang rutenya lumayan panjang. Start dimulai dari lapangan Puputan Denpasar kemudian melewati Jl. Senopati lanjut ke Jl. Hayam Wuruk kemudian finish di areal Art Center Denpasar. Panggung kehormatan pun ada beberapa jadi penonton tersebar. Lebih leluasa bagi masyarakat. Kesannya pembukaan PKB tahun ini membuat nyaman pejabat yang duduk dipanggung kehormatan dan melupakan keinginan penonton untuk dapat juga menikmati pawai PKB yang mereka nantikan. Aku masih berharap, waktu 1 (satu) bulan untuk penyelenggaraan PKB di Art Center tahun ini tetap memuaskan seperti sebelum-sebelumnya meskipun acara pembukaannya banyak mendapat kritikan.


Note : Foto-foto dan agenda PKB dapat diikuti di Facebook Pesta Kesenian Bali. Artikel tentang pawai PKB tahun sebelumnya dapat dilihat di artikelku : Sesaat Menikmati Pawai PKB ke-33, Ogoh - Ogoh di Pembukaan PKB ke - 32, Pembukaan PKB ke-31


8 Jun 2012

Al dan Rencana Mudik Tahun Ini

Mohammad Al Khawarizmi
Hai..hai... ini dia keponakan baruku, anak dari adikku yang saat ini tinggal di Pekalongan. Sampai sekarang belum dapat nengok secara langsung karena jauh. Jadi kayaknya harus sabar nunggu sampai nanti Hari Raya Indul Fitri dan semua dapat ngumpul di Nganjuk. Semoga Tuhan berikan kemudahan ya jadi rencana mudikku dan keluarganya adikku terwujud. Ingin mengulang happy-nya mudik tahun lalu. Seneng banget karena semuanya bisa ngumpul. Apalagi sekarang ada Al si cucu pertama di keluarga kami, mana dia cowok lagi. Maklum kami 3 bersaudara semuanya cewek. Ya meskipun banyak juga sepupu-sepupuku dari bapak maupun ibu yang cowok hehee.. tapi saat ini kayaknya Al jadi idola baru karena dia adalah yang termuda di keluarga besar. Meskipun belum ketemu langsung tapi kok udah kangen banget ya sama Al, serasa kangen sama anak sendiri hhheehe... Apalagi Al fotonya pakai baju domba-domba itu yang aku kirim yang mana dulunya udah dipesen sama adikku jangan beliin baju motif domba karena dia gak suka Shaun The Sheep. Lah gimana, wong budhenya ini justru suka sama film Shaun The Sheep. Dan gara-gara lagi trend itu mayoritas baju bayi dan anak-anak motifnya domba melulu, meskipun bukan semuanya karakter Shaun.

Selain itu, aku berharap banget lebaran tahun ini beneran aku dan bli bisa mudik. Ingin njenguk mbahku yang saat ini kondisi kesehatannya sudah makin buruk. Berharap sekali agar mbah diberikan umur panjang, setidaknya kami masih bisa bertemu saat hari raya. Meskipun sepertinya dia tidak akan mengenali kami lagi karena sudah semakin lemah daya ingatnya (pikun). Belum lagi kangenku sama Bapak, Ibu dan Yuli. trus kangen sama sodara-sodara yang lain terutama sama sepupu-sepupu yang makin gede pastinya. maklum, cuma bisa ketemu setahun sekali. Kangen sama suasana rumah, kangen desa,kangen makanannya, kangen semarak lebaran, kangen semuanya. Selalu menghayal punya pintu ajaib doraemon deh kalau gini.

Agak galau nih masalah mudik dikarenakan Idul Fitri tahun ini jadwalnya hampir mepet dengan Hari Raya Galungan. Wah..wah... apa kabar nih dengan anggaran, apa kabar juga dengan jatah cutiku. Sangat berharap sekali semua bisa berjalan baik, Amiin.