14 Mar 2013

Nyepi


Setelah galau karena  masuk kerja di hari pengrupukan atau sehari menjelang Nyepi
Setelah menikmati hingar bingar pawai ogoh-ogoh yang mengagumkan
Saatnya bagi kami menikmati kemewahan setahun sekali ini

Hening tanpa deru kehidupan yang menjemukan
Tanpa aktivitas yang serasa perlombaan
Menghirup murninya udara murni yang tiada tercemar
Hanya ada suara alam
Sehari penuh untuk menyatu dengan ibu semesta
Membiarkan bumi beristirahat untuk sementara

Malam yang sederhana
Tanpa pijar cahaya menyapa
Hanya ditemani ribuan bintang, bahkan jutaan
Kerlip yang biasanya tersembunyi oleh kabut asap
Dengan ceria memunculkan diri
Menyapa kami

Sayang hanya sehari terjadi
Saat Nyepi..
Foto Caption :
Foto diambil di sekitar jalan Gajah Mada - Denpasar, pagi hari di Hari Nyepi ketika kami masih ada sedikit waktu untuk berjalan pulang setalah melakukan sembahyang di Pura setempat. Suasananya seolah seperti kota mati, sunyi tapi menenangkan bukan menyeramkan.

13 Mar 2013

Pawai Ogoh-Ogoh

Ini adalah kejadian dihari yang sama dengan postinganku tentang cerita menjelang Nyepi. Anggap aja ini lanjutannya. Paginya memang kantorku tetap masuk kerja tapi cuma setengah hari saja. Maklum sehari menjelang Nyepi atau biasa disebut sebagai hari Pengrupukan, banyak jalan-jalan yang ditutup menjelang sore hari karena akan dilaksanakan pawai ogoh-ogoh di hampir seluruh wilayah di Bali. Makanya berbagai tempat usaha meski buka di hari tersebut tapi membatasi hanya sampai jam tertentu, tidak fullday. Ya kan kasihan kalau nanti pulang kerja karyawannya terjebak macet di jalan gara-gara jalur lalu lintas ditutup untuk pawai ogoh-ogoh.

Ogoh-ogoh sendiri merupakan salah satu bentuk simbolisme perayaan menyambut Nyepi. Boneka raksasa yang biasanya berwujud menyeramkan ini dibuat oleh pemuda-pemuda di setiap banjar. Mereka saling beradu kreatifitas untuk mewujudkan ogoh-ogoh yang indah sehingga mampu mengundang decak kagum penonton saat diarak keliling. Nah seperti halnya warga Bali lainnya aku sangat menantikan pawai ogoh-ogoh ini. Lumayan kan buat tambah cerita di blog. Beruntung aku tinggal di dekat lapangan Puputan Denpasar jadi dengan mudah bisa menonton acara pembukaan pawai ini secara langsung. Acaranya sendiri dimulai pukul 16.00 WITA di kawasan patung catur muka kota Denpasar. Ogoh-ogoh yang tampil dalam acara pembukaan pawai ini hanya sekitar 10 ogoh-ogoh terbaik di Denpasar yang telah dipilih oleh panitia. sementara ogoh-ogoh lainnya yang tidak terpilih nantinya akan melakukan pawai setelah acara pembukaan ini selesai. Berikut beberapa ogoh-ogoh yang sempat aku dokumentasikan.

Yang menarik dari acara pembukaan ini adalah adanya performent dari setiap tim pengiring ogoh-ogoh. Jadi tidak hanya sekedar pawai keliling. Tapi mereka juga melakukan pementasan musik dan tari tradisional, semacam sendratari singkat menggambarkan cerita atau kisah tertentu sesuai dengan konsep ogoh-ogoh yang mereka buat. Biasanya kisah itu diambil dari penggalan epos Ramayana atau Mahabarata. Tapi ada juga cerita tradisional Bali.


Kalau aku amati ogoh-ogoh yang terpilih biasanya yang bertema cerita klasik atau tradisional. Dengan menonton
pawai ini penonton bisa menyimak langsung ringkasan kisah dari kejadian yang digambarkan dalam bentuk ogoh-ogoh ini.

Kalau yang tengah ini bukan ogoh-ogoh tentunya. Mereka para penari yang ikut dalam performent di pawai ini.


Sayang sekali aku berada di posisi yang tidak strategis jadi tidak bisa mengambil gambar performence tari dan gamelan.

Di kota Denpasar, pawai biasanya berlangsung dari sore hingga malam pukul 21.00 atau 22.00 WITA. Tapi kemarin aku tidak nonton samapai selesai. Jadi hanya ambil beberapa foto di sekitar kawasan patung Caturmuka, jadi hanya ogoh-ogoh peserta pembukaan. Ogoh-ogoh lainnya tidak sempat nonton karena aku langsung pulang karena harus menyelesaikan beberapa kegiatan di rumah sehubungan dengan persiapan Nyepi esok harinya.

11 Mar 2013

Postingan Menjelang Nyepi

Well it's almost Nyepi..
Aku sudah beberapa kali cerita tentang Nyepi yang aku alami. Ceritanya ada di postingan Nyepiku dari Tahun ke Tahun, Cerita Nyepi dan Kuningan, serta Menjelang Nyepi. Seperti biasanya, sehari menjelang Nyepi aku dikantor dong, sungguh pengabdian pada nusa bangsa dan dunia maya. Kalau point terakhir pasti kalian tahu maksudnya.

Jadi bagaimana Nyepiku tahun ini, masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Apalagi yang bisa aku harapkan?.. Well aku bukan penganut agama yang religius sehingga merencanakan Nyepi dengan mediatasi belasan jam atau mempelajari lontar. Ya iyalah... BTW boleh gak sih baca Novel saat Nyepi? 

Buku koleksi lama yang sengaja aku kumpulkan kembali

Lain kali aku buat postingan terpisah tentang penulis buku favoritku.
Ya ampun, padahal hutangku menuliskan cerita Warung Pulau Kelapa belum aku bayar #Becky Bloomwood already#

Selamat Hari Raya Nyepi.
Semoga Nyepi tahun ini dapat menghadirkan Hening yang mampu memperkaya Jiwa.