6 Sep 2013

Naik KA Mutiara Timur dari Surabaya ke Denpasar

Kalau posting sebelumnya ceritanya tentang betapa kagumnya aku sama MRT System di Singapore, kali ini mau cerita sedikit tentang pengalamanku menggunakan jasa PT KAI. Aku juga pernah nulis panjang soal kereta api disini. Beberapa waktu lalu aku senang sekali bisa naik KA lagi dari Nganjuk ke Denpasar setelah hampir seminggu liburan di kampung untuk menghadiri acara pernikahan adikku. Awalnya memang masih bimbang apakah naik bis atau KA. Tapi setelah tanya-tanya jadwal KA, ternyata ada yang pas untuk rute Nganjuk-Denpasar sesuai dengan hari dan jam yang kami inginkan. Langsung deh aku pesan tiketnya. Memang lebih mahal dan lebih rumit dibanding perjalanan menggunakan bus tapi alasan nostalgia yang menguatkan aku. Seingatku, baru 2 kali ini aku naik KA ke Denpasar. 
 
PT KAI menyediakan rute Surabaya-Denpasar dan Denpasar-Surabaya menggunakan KA Mutiara Timur. Kalau dari stasiun Gubeng Surabaya, ada 2 keberangkatan yaitu jam 9 pagi dan jam 10 malam. Kali ini aku sama bli lebih memilih untuk jadwal malam. Dari Nganjuk ke Surabaya kami naik KA Pasundan jam 5 sore, baru kemudian sambung ke KA Mutiara Timur yang berangkat jam 10 malam.

Buat aku perjalanan dengan KA ini sungguh menyenangkan. Sejak berada di stasiun Nganjuk pun aku sudah antusias karena bisa mengulang kembali kenangan jaman kuliah dulu. Dengan suasana stasiun yang lebih tertata rapi dan terlihat sangat bersih seperti biasanya. Kelihatan sekali banyak kemajuan yang diraih oleh PT KAI dalam upayanya memberikan kenyamanan pada penumpang. Sekarang pengantar sudah tidak diperbolehkan masuk ke areal peron tapi hanya sebatas ruang tunggu saja di bagian depan. Jadi arela peron tidak begitu padat orang. Aku sempat melihat pedagang asongan yang dari dulu selalu mangkal di stasiun ini. Saat kubilang pada bli bahwa pedagang itu sudah berjualan sejak aku kuliah bli gak percaya. Iseng-iseng di tanya langsung ke orang tersebut dan dijawab bahwa dia sudah 40 tahun berjualan disini. Woww... Stasiun juga sudah membenahi diri dengan menyediakan fasilitas WiFi yang lumayan kenceng dan disiapkan pula colokan untuk HP dan Laptop untuk calon penumpang.


KA Pasundan datang pukul 17.30 WIB, terlambat 30 menit dari seharusnya. Aku agak kaget karena ternyata ini adalah KA Pasundan ekonomi yang dulu sering aku naiki kalau mau ke Jogja. Kaget karena di tiket tertera tempat duduk jadi aku menyangka kelas Bisnis. Setelah melihat tempat duduk yang sesuai dengan tiket sudah didahului orang lain akhirnya kami mencari bangku kosong lain. Bli yang seumur hidupnya naik KA baru hitungan jari, terus saja ngedumel soal nomer kursi dan kenapa untuk ukuran KA ekonomi harganya mahal sekali. Hehhee.. gak tahunya karena kami masih kena harga Lebaran. Ternyata masih ada pedangang asongan dalam KA ekonomi. Kami sempat jajan kerupuk pedes dan kacang.

Pemberhentian terakhir adalah stasiun Gubeng Surabaya. Kami turun dan masih ada waktu 2 jam sebelum KA Mutiara Timur berangkat. Awalnya kami ingin sekedar menikmati suasanya Surabaya di sekitar stasiun tapi ragu-ragu juga karena bawaan lumayan berat. Sempat nanya ke petugas kebersihan tentang penitipan tas. Ternyata memang ada persewaan loker tapi udah tutup sejam pukul 18.00 tadi. Ya udah deh akhirnya nekat gendong ransel dan menenteng kardus isi oleh-oleh. Sempat berjalan ke depan stasiun dan duduk di warung minum tapi ternyata sekitar stasiun tidak ada tempat menarik jadi kami putuskan balik lagi ke dalam sambil duduk-duduk. Dari nada bicara dan raut mukanya aku tahu bli agak emosi. Terus mengeluh tentang kardus yang berat padahal aku yakin baget emosinya gara-gara perut lapar. Tadi memang di warung minum maunya sambil beli makanan ringan tapi ternyata sudah habis jadi kami hanya minum teh.


Stasiun Gubeng ini lumayan bagus dan besar. Kami duduk di ruang tunggu sambil memanfaatkan fasilitas WiFi. Tidak lama kemudian ada hiburan live music dari seorang cewek yang suaranya bagus banget yang nyanyi sambil diiringi organ. Sampai sekarang aku masih belum yakin apakah penyanyi ini ngamen atau tidak tapi kalau menurut bli dia ngamen. Dulu waktu kami menunggu Mutiara Timur pagi ada juga live music disini tapi pengisinya Band dengan lagu-lagu nostalgia. Akhirnya ada pengumuman kalau penumpang sudah diperbolehkan untuk naik ke KA. Akhirnya setelah menekan gerbong dan nomer kursi kami bisa beristirahat dalam perjalanan kali ini. Sayangnya kursi di KA tidak senyaman bus dan Acnya sungguh dingin yang membuat para penumpang jadi resah. Untungnya petugas kereta mau menaikkan suhu agar lebih nyaman.

Kami sampai di stasiun terakhir, Banyuwangi sekitar pukul 06.00 pagi WIB dan langsung diarahkan menju bus Damri yang akan mengantar ke Denpasar. Stasiunnya dekat banget dengan pelabuhan Ketapang. Perjalanan dengan bus Damri menuju Denpasar ini tergolong lama. Akhirnya pukul 11.00 WITA kami sampai Denpasar, terlambat 2 jam dari jadwal seharusnya.

44 komentar:

  1. Maaf mau tnya brarti dari gubeng turun dbanyuwangi, trs dari banyuwangi ke denpasar nya naik apa?brarti biaya lagi yaa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah disiapkan bus damri oleh PT KAI. Gak perlu bayar lagi.

      Hapus
  2. Harga bisnya berapa yah? itu turun di stasiun ubeng kan? terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisnya udah termasuk tiket pesawat, gak bayar lagi

      Hapus
    2. eh sorry, tiket bus maksudnya

      Hapus
  3. Harga bis damrinya berapa ya? itu turun di terminal ubung kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak bayar lagi, iya, turun di ubung

      Hapus
  4. kita bisa minta/ikut turun di pool bus DAMRI di jln Teuku Umar, jd lbh dekat ke pusat kota DPS krn klo dari Ubung agak sulit transportasinya, lbh2 klo sdh malam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, memang benar. Tapi bagi mereka yang mau nyari kendaraan umum mau ke luar denpasar lebih enak turund i Ubung karena bisa pilih ojek, taksi, atau angkutan kota

      Hapus
  5. Waktu tempuh dari surabaya ke banyuwangi brpa jam?

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. Kalau banyuwangi ke Denpasar sekitar 4 jam

      Hapus
  7. Trs naik bis dari banyuwangi nya lama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyuwangi - Gilimanuk, 1 jam, lanjut Gilimanuk - denpasar 3 jam jadi total sekitar 4 jam

      Hapus
  8. Maaf, barangkali punya info-nya, Kalau rute sebaliknya dari Denpasar ke Surabaya, apakah disediakan bus Damri juga? Naik bus Damri-nya dari Denpasar di mana? Tks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada dari denpasar ke Surabaya, pakai Damri juga ke Banyuwangi. Di Banyuwangi baru transfer naik kereta. saya belum pernah coba, tapi bisa langsung cek ke web PT KAI

      Hapus
  9. kalau sekarang tiketnya berapa ya? terus , kebijakan terakhir bhw seluruh bus dari jawa berakhir di mengwi. apakah aturan ini berlaku juga utk bus damri tsb ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harga tiket sekitar 180 samapai 220 rb udah termasuk ongkos bis Damri, untuk bus Damri gak berhenti di Mengwi, langsung ke Denpasar.

      Hapus
  10. halo sist klau dari jakarta ke sby (gubeng) trus mau lanjut ke denpasar naik apa ya?

    BalasHapus
  11. hai sist kalau saya dari jakarta ke sby(gubeng) mau lanjut lagi ke bali naik apa ya ?

    BalasHapus
  12. Dari SBY ke Dps hanya ada KA Mutiara Timur

    BalasHapus
  13. saya mau tanyak, kalo dari denpasar standby BUS KAI nya did aerah mana ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Genteng Biru, Dekat jalan Diponegoro - Jl Teuku umar

      Hapus
  14. itu maksudnya keretanya langsung ke denpasar, atau gmana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat nyebarang dan masuk Bali menggunakan BUS Damri

      Hapus
  15. Wah... keren... itu betul2 gak ada biaya lagi sis untuk transport dari banyuwangi ke denpasar? Jadi tiket kereta yg kita beli dari sby ke dps sudah termasuk biaya bus damri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bro, gak perlu bayar lagi, mantap dah pokoknya.

      Hapus
  16. Mbak, maaf nanya ya...kalo dari bandara Ngurah Rai, mau naik bus KAI mending di daerah mana yang terdekat dari bandara? Apakah tetap harus ke Genteng Biru, dekat Jalan Diponegoro - Jl Teuku Umar ? Nuwun.

    BalasHapus
  17. mb trs jadwal keberangkatan bus damri dari Genteng Biru jam berapa ?

    BalasHapus
  18. Trs Jam keberangkatan Bus Damri dari Genteng Biru biasanya jam berapa mb?

    BalasHapus
  19. Jogja - denpasar pp ada gak ya sist....mksh

    BalasHapus
  20. Permisi mba maaf mau nanya kalo perjalanan arah sebaliknya dari Denpasar ke Surabaya waktu mau naik bus Damri apa kita harus ke pool Bus Damri dulu atau bisa langsung ke Terminal Ubung ya?

    BalasHapus
  21. maaf mbak kalo mau giayar dari denpasar naik apa ya???

    BalasHapus
  22. apakah ada persyaratan kalau mau naik bus damri dari banyuwangi ke denpasar.
    seperti nyerahin tiket KAI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menunjukkan tiket kereta ketika mau naik bus

      Hapus
  23. Ya saya pernah naik K A Mutiara Timur baik dari Sby- Denpasar atau sebaliknya,tapi KA yg berangkat malam. Kalau yg pagi ,hanya sampai Banyuwangi ,akan lebih baik kalau KA pagi tiketnya sampai Denpasar. Wisman sampai Ubung langsung istirahat di hotel. (semoga direspon pihak KAI )

    BalasHapus